Scroll ke bawah untuk melanjutkan

5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026

Inilah 5 hal yang perlu dilakukan pengguna Windows 11 sebelum 13 Oktober 2026, termasuk cek versi, backup, update, dan Secure Boot.

5 hal yang harus diperhatikan pengguna windows 11 sebelum 13 oktober 2026
Akan ada update pada Windows 11 pada 13 Oktober 2026. Pengguna diminta memperhatikan 5 hal penting sebelum periode itu tiba. (Ilustrasi: PEWARTA)

PEWARTA.CO.ID — Pengguna Windows 11 Home dan Pro perlu memperhatikan tanggal 13 Oktober 2026. Pada hari tersebut, Windows 11 versi 24H2 untuk edisi Home dan Pro mencapai akhir pembaruan sehingga perangkat tidak lagi menerima pembaruan keamanan dan kualitas bulanan seperti sebelumnya.

Kabar baiknya, pengguna tidak perlu langsung membeli komputer baru. Microsoft sudah menyediakan versi Windows 11 yang lebih baru, termasuk 25H2 dan 26H2, sehingga langkah terpenting sebelum tenggat tersebut adalah memastikan PC masih menggunakan versi yang didukung dan menyiapkan perangkat agar proses pembaruan berlangsung aman.

Berikut lima hal yang sebaiknya dilakukan pengguna Windows 11 sebelum 13 Oktober 2026.

1. Cek versi Windows 11 yang sedang digunakan

Langkah pertama justru bukan menekan tombol update. Pastikan terlebih dahulu versi Windows 11 yang terpasang karena tidak semua pengguna menghadapi tenggat yang sama.

Microsoft menetapkan Windows 11 24H2 Home dan Pro berakhir masa pembaruannya pada 13 Oktober 2026. Sementara itu, Windows 11 25H2 untuk edisi yang sama masih mendapat pembaruan hingga 12 Oktober 2027, sedangkan 26H2 memiliki masa dukungan lebih panjang hingga 10 Oktober 2028.

Versi Windows dapat diperiksa melalui Settings > System > About, atau dengan menjalankan perintah winver. Perhatikan bagian yang menunjukkan versi Windows 11, bukan hanya tulisan bahwa perangkat menggunakan Windows 11.

Langkah ini penting karena PC yang sudah menggunakan 25H2 atau 26H2 tidak perlu panik menghadapi tanggal 13 Oktober. Fokus utama tenggat tersebut adalah perangkat yang masih berada pada 24H2 Home atau Pro.

BACA JUGA!
Masih Pakai Windows 11 24H2? Begini Cara Cek Versi, Update, dan Menyiapkan Laptop Sebelum 13 Oktober 2026

2. Periksa Windows Update dan jangan menunda migrasi terlalu lama

Jika perangkat masih menjalankan 24H2 Home atau Pro, buka Settings > Windows Update, lalu pilih Check for updates. Microsoft merekomendasikan pengguna 24H2 beralih ke versi Windows 11 yang lebih baru agar tetap mendapatkan pembaruan keamanan dan kualitas.

Per 29 September 2026, Windows 11 26H2 sudah mencapai general availability. Microsoft menyebut versi ini mulai digulirkan secara bertahap ke perangkat 24H2 dan 25H2 yang memenuhi syarat, sementara ketersediaan dapat bergantung pada perangkat dan fase rollout.

Menariknya, Microsoft menjelaskan bahwa 24H2, 25H2, dan 26H2 berbagi inti sistem operasi yang sama. Untuk perangkat yang memenuhi syarat, pembaruan menuju 26H2 dapat dilakukan menggunakan enablement package, sehingga prosesnya relatif ringan dan hanya memerlukan satu kali restart.

Karena distribusi berlangsung bertahap, jangan memaksa pemasangan secara manual hanya karena menu 26H2 belum muncul. Jika pembaruan belum ditawarkan, Windows dapat menahannya sampai perangkat dinilai siap menerima versi tersebut.

3. Cadangkan file penting sebelum melakukan pembaruan besar

Pembaruan versi Windows umumnya dirancang agar data pribadi tetap berada di perangkat, tetapi Microsoft tetap menyarankan pengguna mencadangkan file sebelum melakukan upgrade. Prinsip ini semakin penting bagi PC yang menyimpan dokumen pekerjaan, foto, proyek, atau file lain yang tidak memiliki salinan kedua.

Windows 11 memiliki Windows Backup yang dapat mencadangkan sejumlah file, aplikasi, pengaturan, dan informasi tertentu menggunakan akun Microsoft. Folder seperti Desktop, Documents, Pictures, Videos, dan Music dapat dipilih untuk dicadangkan ke OneDrive melalui Windows Backup.

Selain file, jangan lupa memperhatikan BitLocker recovery key apabila enkripsi perangkat aktif. Microsoft mencantumkan kunci pemulihan tersebut sebagai informasi penting untuk berbagai proses pemulihan Windows.

Bagi pengguna yang memiliki data sangat penting, membuat salinan tambahan ke SSD eksternal atau hard disk lain tetap masuk akal. Cadangan tersebut memberikan jalan keluar apabila setelah pembaruan muncul masalah yang membutuhkan proses pemulihan.

4. Periksa aplikasi dan perangkat keras yang paling penting

Sebelum melakukan upgrade, sebaiknya buat daftar singkat aplikasi yang benar-benar digunakan setiap hari. Perhatian lebih perlu diberikan kepada software kerja, aplikasi akuntansi, perangkat lunak khusus kantor, driver printer, perangkat audio, VPN, dan aplikasi yang terhubung dengan perangkat keras tertentu.

Alasannya bukan karena Windows 11 26H2 pasti bermasalah pada aplikasi tersebut. Microsoft memang menggunakan mekanisme safeguard hold untuk menunda pembaruan pada perangkat yang memiliki masalah kompatibilitas yang diketahui, dan halaman status 26H2 mencantumkan sejumlah isu yang sedang atau telah dimitigasi.

Misalnya, Microsoft sempat mencatat masalah pada perangkat audio USB Class 1.0 serta kondisi tertentu yang memengaruhi lingkungan virtual desktop. Status beberapa masalah tersebut telah dimitigasi, tetapi contoh ini menunjukkan mengapa proses rollout Windows tidak selalu dilakukan serentak kepada semua perangkat.

Karena itu, setelah pembaruan tersedia, pastikan aplikasi penting dan driver perangkat keras berasal dari versi resmi terbaru. Untuk komputer kerja, pengguna juga sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apakah aplikasi utama mereka memiliki persyaratan khusus dari pengembang.

5. Pastikan Secure Boot tetap aktif dan pembaruannya tidak terhambat

Ada satu pembaruan keamanan Windows 11 pada 2026 yang mudah terlewat karena bekerja di balik layar, yaitu pergantian sertifikat Secure Boot.

Microsoft menjelaskan bahwa sertifikat Secure Boot lama yang diterbitkan pada 2011 mulai memasuki masa kedaluwarsa pada 2026. Sebagian besar PC akan menerima sertifikat baru secara otomatis melalui Windows Update, tetapi beberapa perangkat mungkin memerlukan pembaruan firmware dari produsennya.

Secure Boot membantu memastikan komponen perangkat lunak yang dijalankan saat proses boot berasal dari sumber yang dipercaya. Jika sertifikat lama tidak diperbarui, PC masih dapat menyala dan pembaruan Windows biasa tetap berjalan, tetapi perlindungan keamanan pada tahap awal proses boot dapat menjadi terbatas.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menonaktifkan Secure Boot hanya untuk mengatasi masalah kompatibilitas atau pembaruan. Microsoft secara eksplisit menyarankan agar pengguna mempertahankan Secure Boot dan memasang pembaruan firmware OEM apabila memang diperlukan.

BACA JUGA!
13 Oktober 2026 Makin Dekat, Windows 11 24H2 atau 25H2 yang Terpasang di Laptop Anda? Ini Cara Membedakannya

Jangan menunggu sampai hari terakhir

Tanggal 13 Oktober 2026 bukan berarti Windows 11 24H2 Home dan Pro akan langsung berhenti menyala. PC tetap dapat digunakan, tetapi perangkat tersebut tidak lagi berada pada jalur pembaruan yang sama setelah mencapai akhir pembaruan. Microsoft menyebut perangkat 24H2 Home dan Pro tidak lagi menerima pembaruan keamanan bulanan, perbaikan masalah, pembaruan zona waktu, dan dukungan teknis setelah tenggat tersebut.

Karena itu, pengguna sebaiknya menggunakan beberapa hari sebelum tenggat untuk mengecek versi, menjalankan Windows Update, mencadangkan data, dan memastikan aplikasi utama tetap kompatibel. Langkah tersebut juga memberi waktu untuk menghadapi kemungkinan bahwa update belum tersedia atau ternyata perangkat membutuhkan perhatian tambahan sebelum menerima versi baru.

Bagi sahabat Pewarta yang memakai PC untuk pekerjaan sehari-hari, melakukan pemeriksaan sekarang jauh lebih masuk akal daripada baru mencari solusi ketika pembaruan sudah tidak lagi diberikan. Dengan Windows 11 26H2 yang telah tersedia secara umum sejak 29 September 2026, pengguna 24H2 memiliki jalur yang jelas untuk mempertahankan perangkat tetap berada pada versi Windows yang didukung.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026
  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026
  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026
  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026
  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026
  • 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Pengguna Windows 11 Sebelum 13 Oktober 2026