Sebelum Upgrade ke Windows 11 26H2, Cek 7 Hal Ini agar Proses Update Versi Win11 Lebih Aman
![]() |
| Ada 7 hal penting yang harus dicek sebelum melakukan update ke Windows 11 26H2. (Ilustrasi: PEWARTA) |
PEWARTA.CO.ID — Windows 11 26H2 sudah tersedia sejak 29 September 2026 untuk PC dan laptop yang memenuhi syarat. Namun, sebelum memasang pembaruan ini, pengguna sebaiknya memeriksa beberapa hal penting agar proses upgrade berjalan lancar dan tidak mengganggu pekerjaan maupun data yang tersimpan di perangkat.
Microsoft mendistribusikan Windows 11 26H2 secara bertahap melalui Windows Update. Artinya, meskipun komputer sudah menggunakan Windows 11 24H2 atau 25H2, opsi upgrade belum tentu langsung muncul pada setiap perangkat.
Pembaruan ini menggunakan mekanisme enablement package pada perangkat yang memenuhi syarat, sehingga proses pemasangannya relatif ringan dibandingkan upgrade sistem operasi secara tradisional. Meski demikian, pemeriksaan kompatibilitas, pencadangan data, ketersediaan ruang penyimpanan, dan kondisi perangkat tetap penting dilakukan sebelum instalasi.
Persiapan sebelum upgrade ke Windows 11 26H2
Ada tujuh hal yang perlu diperiksa sebelum upgrade ke Windows 11 26H2. Dengan persiapan yang tepat, pengguna dapat mengurangi risiko kehilangan data, kendala aplikasi, dan gangguan selama pembaruan berlangsung.
1. Pastikan versi Windows dan ketersediaan upgrade
Hal pertama yang perlu diperiksa adalah versi Windows yang sedang digunakan. Informasi ini membantu pengguna menentukan jalur pembaruan yang sesuai dan memastikan komputer tidak keliru mengunduh paket instalasi.
Untuk melihat versi Windows, tekan tombol Windows + R, ketik winver, lalu tekan Enter. Jendela yang muncul akan menampilkan informasi versi dan nomor build sistem operasi.
Windows 11 24H2 menggunakan build utama 26100, sedangkan Windows 11 25H2 menggunakan build 26200. Windows 11 26H2 menggunakan build utama 26300, meskipun nomor build dapat berubah mengikuti pembaruan kumulatif yang dipasang.
Setelah mengetahui versinya, buka Settings > Windows Update dan klik Check for updates. Jika Windows 11 26H2 tersedia untuk perangkat tersebut, sistem akan menampilkan pilihan untuk mengunduh dan memasangnya.
Microsoft juga menyediakan pengaturan Get the latest updates as soon as they're available untuk membantu pengguna memperoleh pembaruan lebih awal ketika perangkat sudah memenuhi syarat. Namun, mengaktifkan opsi ini tidak menjamin upgrade langsung tersedia karena Microsoft tetap menerapkan distribusi bertahap dan pembatasan kompatibilitas bila diperlukan.
Informasi lengkap mengenai peluncuran tersedia di Windows Experience Blog.
BACA JUGA!
Windows 11 24H2 Berakhir Hari Ini, Sebaiknya Upgrade ke Versi 26H2 Sekarang atau Tunggu Dulu?
2. Cadangkan dokumen dan file penting sebelum update
Meskipun upgrade Windows dirancang untuk mempertahankan file pribadi, pencadangan tetap menjadi langkah penting. Gangguan listrik, kegagalan instalasi, masalah penyimpanan, atau kendala lain dapat membuat pemulihan data lebih sulit jika tidak ada salinan cadangan.
Prioritaskan dokumen pekerjaan, foto, video, file proyek, data aplikasi, dan berkas lain yang tidak mudah dibuat ulang. Simpan salinannya di penyimpanan eksternal atau layanan cloud yang dapat diakses kembali.
Pengguna OneDrive dapat memanfaatkan fitur pencadangan folder Desktop, Documents, dan Pictures apabila tersedia serta sesuai dengan kebutuhan. Jika memilih hard disk eksternal atau flash disk, buka beberapa file hasil penyalinan untuk memastikan data benar-benar tersimpan dan dapat diakses.
Jangan menganggap seluruh file otomatis aman hanya karena komputer menggunakan akun Microsoft. Sinkronisasi pengaturan dan pencadangan file merupakan hal berbeda, sehingga status cadangan perlu diperiksa secara terpisah.
Untuk perangkat kantor, pastikan prosedur pencadangan mengikuti kebijakan perusahaan. Sebagian komputer mungkin menggunakan sistem pencadangan terpusat yang dikelola administrator TI.
3. Periksa ruang penyimpanan drive sistem
Upgrade sistem operasi membutuhkan ruang untuk mengunduh pembaruan, mengekstrak file, menerapkan perubahan, dan menyimpan komponen sementara. Jika drive sistem hampir penuh, proses instalasi dapat meminta pengguna mengosongkan ruang sebelum dapat dilanjutkan.
Buka Settings > System > Storage untuk memeriksa penggunaan penyimpanan. Perhatikan kapasitas drive tempat Windows terpasang, yang biasanya merupakan drive C.
Jika ruang tersedia terbatas, periksa rekomendasi pembersihan dan file sementara sebelum menghapus apa pun. Pengguna juga dapat memindahkan video berukuran besar, arsip, atau dokumen yang jarang digunakan ke media penyimpanan lain.
Hindari menghapus folder sistem Windows secara manual hanya untuk memperoleh ruang tambahan. Menghapus file yang diperlukan sistem dapat menyebabkan masalah yang justru menghambat pembaruan.
Microsoft menjelaskan cara mempersiapkan ruang pembaruan melalui panduan resmi mengosongkan penyimpanan untuk Windows Update.
Tidak ada satu angka kapasitas kosong yang harus dianggap berlaku untuk setiap perangkat. Kebutuhan dapat berbeda menurut konfigurasi komputer dan kondisi sistem, sehingga ikuti informasi kebutuhan ruang yang ditampilkan Windows ketika proses pembaruan dimulai.
4. Selesaikan pembaruan tertunda dan mulai ulang komputer
Sebelum memasang Windows 11 26H2, periksa apakah ada pembaruan keamanan atau pembaruan kualitas yang masih tertunda. Pembaruan tersebut dapat memuat perbaikan komponen yang diperlukan untuk menjaga proses upgrade tetap kompatibel dan stabil.
Caranya, buka Settings > Windows Update, kemudian periksa pembaruan yang tersedia. Instal pembaruan yang ditawarkan melalui jalur resmi, lalu restart komputer apabila diminta.
Setelah perangkat kembali menyala, jalankan pemeriksaan pembaruan sekali lagi. Pastikan tidak ada proses instalasi sebelumnya yang masih tertunda sebelum memulai upgrade fitur.
Untuk pengguna biasa, tidak perlu mencari dan memasang setiap paket pembaruan secara manual melalui situs unduhan. Windows Update dapat memilih paket yang sesuai dengan versi serta konfigurasi perangkat.
Jika pembaruan sebelumnya selalu gagal, selesaikan masalah tersebut terlebih dahulu. Pengguna dapat menjalankan pemecah masalah Windows Update melalui Settings > System > Troubleshoot > Other troubleshooters, kemudian pilih Run di samping Windows Update jika tersedia.
Jangan memulai upgrade besar ketika sistem masih mengalami kesalahan pembaruan yang belum diketahui penyebabnya. Menyelesaikan kendala awal akan membantu mengurangi risiko kegagalan berulang.
5. Pastikan aplikasi dan perangkat tambahan kompatibel
Komputer yang dapat menjalankan Windows 11 belum tentu bebas dari masalah kompatibilitas setelah pembaruan fitur. Aplikasi lama, driver tertentu, perangkat audio, printer, atau program khusus dapat memerlukan pemeriksaan tambahan.
Sebelum upgrade, buat daftar aplikasi yang paling penting bagi pekerjaan sehari-hari. Periksa situs resmi pengembang jika aplikasi tersebut mempunyai persyaratan versi Windows atau riwayat kendala setelah pembaruan sistem.
Hal ini penting bagi pengguna yang memakai aplikasi akuntansi, perangkat lunak desain, sistem kasir, aplikasi produksi audio, atau program lama yang tidak mudah diganti. Pastikan pula driver perangkat yang penting masih didukung oleh produsennya.
Pada 7 Oktober 2026, halaman status rilis Microsoft masih mencatat masalah yang dapat membuat sebagian aplikasi berbasis dekode audio AC-3 menutup secara tiba-tiba setelah pembaruan Windows yang dirilis mulai 22 September 2026. Dampaknya dapat muncul pada aplikasi lama, pemutar media, permainan, atau aplikasi produktivitas tertentu yang bergantung pada dekode audio bawaan Windows.
Masalah tersebut tidak terbatas pada 26H2 karena Microsoft mencatatnya juga pada Windows 11 24H2 dan 25H2. Jika komputer bergantung pada aplikasi seperti itu, periksa status masalah yang diketahui pada Windows 11 26H2 dan pembaruan aplikasi terkait sebelum melanjutkan.
Bagi pengguna rumahan, pemeriksaan ini tidak berarti harus menunda seluruh upgrade. Tujuannya adalah mengenali risiko yang relevan dengan perangkat dan pekerjaan yang benar-benar digunakan.
6. Pastikan daya, koneksi internet, dan waktu instalasi memadai
Proses upgrade membutuhkan waktu, sehingga sebaiknya tidak dilakukan ketika komputer sedang dibutuhkan untuk pekerjaan mendesak. Pilih waktu ketika pengguna dapat membiarkan perangkat menyelesaikan unduhan, instalasi, dan restart tanpa tergesa-gesa.
Jika menggunakan laptop, sambungkan adaptor daya dan pastikan baterai memiliki daya yang cukup. Untuk komputer desktop, hindari memulai pembaruan ketika listrik tidak stabil atau ada risiko perangkat harus dimatikan secara paksa.
Koneksi internet yang stabil juga membantu proses pengunduhan berlangsung tanpa gangguan. Jika menggunakan jaringan kantor, VPN, atau koneksi dengan pembatasan tertentu, pastikan kebijakan jaringan tidak menghambat Windows Update.
Sebelum instalasi, tutup pekerjaan dan simpan dokumen yang terbuka. Lepaskan perangkat USB yang tidak diperlukan jika tidak sedang digunakan, tetapi jangan mencabut media penyimpanan yang sedang dipakai proses pembaruan.
Perlu diperhatikan bahwa instalasi tidak selalu selesai dalam waktu singkat. Durasi dapat berbeda menurut perangkat, kondisi jaringan, pembaruan yang tertunda, dan konfigurasi sistem.
7. Simpan kunci pemulihan dan pahami opsi kembali ke versi sebelumnya
Sebagian perangkat Windows menggunakan enkripsi perangkat atau BitLocker untuk melindungi data. Jika fitur tersebut aktif, pengguna sebaiknya memastikan kunci pemulihan tersedia sebelum melakukan upgrade.
Kunci pemulihan dapat dibutuhkan apabila perangkat meminta verifikasi tambahan setelah perubahan sistem atau terjadi kondisi pemulihan tertentu. Tanpa kunci tersebut, akses ke data yang terenkripsi dapat menjadi sulit.
Pengguna dapat memeriksa status enkripsi melalui pengaturan keamanan perangkat atau menu BitLocker sesuai edisi Windows yang digunakan. Jika komputer dikelola kantor, tanyakan kepada administrator TI mengenai lokasi penyimpanan kunci pemulihan.
Selain itu, pahami bahwa Windows menyediakan opsi Go back untuk kembali ke versi sebelumnya dalam periode terbatas setelah upgrade. Menurut Microsoft, opsi ini biasanya tersedia selama 10 hari, asalkan file yang diperlukan untuk pemulihan masih tersimpan.
Untuk melihatnya, buka Settings > System > Recovery dan periksa apakah opsi Go back tersedia. Namun, jangan menjadikan fitur tersebut sebagai pengganti pencadangan karena opsi kembali dapat menghapus aplikasi atau driver yang dipasang setelah upgrade dan tidak selalu tersedia dalam setiap kondisi.
Jangan menghapus folder instalasi Windows sebelumnya terlalu cepat jika masih ingin mempertahankan kesempatan untuk kembali ke versi yang lama. Informasi lengkap tersedia melalui panduan resmi Microsoft untuk kembali ke versi Windows sebelumnya.
BACA JUGA!
Laptop Windows Cepat Panas dan Boros Baterai? Ini Pengaturan yang Paling Banyak Memengaruhi Daya
Setelah tujuh hal diperiksa, bagaimana cara memulai upgrade?
Jika persiapan telah selesai dan Windows 11 26H2 ditawarkan untuk perangkat Anda, proses upgrade dapat dimulai melalui Windows Update.
Buka Settings > Windows Update, lalu klik Check for updates. Jika pilihan Windows 11 26H2 muncul, pilih Download and install, ikuti petunjuk di layar, dan restart perangkat apabila diminta.
Setelah komputer kembali masuk ke desktop, tekan Windows + R, ketik winver, lalu tekan Enter untuk memastikan versi sistem sudah berubah. Selanjutnya, periksa Windows Update kembali dan uji aplikasi serta perangkat yang penting untuk aktivitas sehari-hari.
Apabila 26H2 belum muncul, jangan langsung mengunduh paket instalasi dari sumber tidak dikenal atau memaksa pemasangan dengan mengubah pengaturan sistem. Microsoft menerapkan distribusi bertahap dan dapat menahan pembaruan ketika ditemukan kendala kompatibilitas yang perlu ditangani.
Bagi sahabat Pewarta, upgrade yang aman bukan sekadar berhasil memasang versi terbaru, melainkan memastikan data terlindungi, aplikasi penting tetap berjalan, dan perangkat dapat digunakan kembali tanpa gangguan berarti. Dengan memeriksa tujuh hal tersebut sebelum memperbarui Windows 11 26H2, proses instalasi dapat dilakukan dengan lebih terencana dan risiko masalah dapat dikurangi.
