Review Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Kamera, Galaxy AI, dan Harga Terbaru 2026
![]() |
| Review Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Kamera, Galaxy AI, dan Harga Terbaru 2026 |
PEWARTA.CO.ID — Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu ponsel flagship yang menawarkan kombinasi kamera beresolusi tinggi, performa kelas atas, fitur Galaxy AI, dan teknologi layar untuk menjaga privasi pengguna.
Diperkenalkan pada Februari 2026, ponsel ini membawa sejumlah pembaruan penting, termasuk kamera utama 200 MP dengan bukaan lensa lebih lebar, prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta Privacy Display yang membatasi visibilitas layar dari sudut samping.
Di Indonesia, harga resmi Galaxy S26 Ultra pada Oktober 2026 tercatat Rp25.499.000 untuk varian 12 GB/256 GB dan Rp29.499.000 untuk varian 12 GB/512 GB setelah penyesuaian harga pada awal Oktober.
Dengan harga tersebut, pertanyaan yang perlu dijawab bukan sekadar seberapa tinggi spesifikasinya, melainkan apakah peningkatan kamera, AI, layar, dan performanya cukup berarti bagi pengguna yang mempertimbangkan ponsel flagship.
BACA JUGA!
Review Spesifikasi Redmi Note 15 5G: Layar AMOLED 120 Hz, Kamera 108 MP, dan Baterai 5.520 mAh
Spesifikasi utama Samsung Galaxy S26 Ultra
Galaxy S26 Ultra menggunakan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci, prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, dan sistem kamera belakang yang terdiri atas empat kamera dengan fungsi berbeda.
Berikut spesifikasi utama yang perlu diketahui sebelum membeli.
| Komponen | Spesifikasi |
| Layar | 6,9 inci Dynamic AMOLED 2X, QHD+, refresh rate adaptif 1–120 Hz |
| Fitur layar | Privacy Display |
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, fabrikasi 3 nm |
| RAM | 12 GB atau 16 GB |
| Penyimpanan | 256 GB, 512 GB, atau 1 TB |
| Kamera utama | 200 MP, bukaan f/1.4, OIS |
| Kamera ultrawide | 50 MP, bukaan f/1.9 |
| Telefoto | 10 MP dengan zoom optik 3x |
| Periskop telefoto | 50 MP dengan zoom optik 5x |
| Kamera depan | 12 MP |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Pengisian daya | Kabel hingga 60 W, nirkabel hingga 25 W |
| Sistem operasi saat diluncurkan | Android 16 dengan One UI 8.5 |
| Ketahanan | IP68 |
| Dimensi | 163,6 × 78,1 × 7,9 mm |
| Bobot | Sekitar 214 gram |
| Fitur tambahan | Galaxy AI dan S Pen |
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Galaxy S26 Ultra dirancang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna, mulai dari fotografi dan perekaman video hingga pekerjaan produktivitas yang memanfaatkan AI.
BACA JUGA!
Review Spesifikasi Redmi Pad 2 9,7 Inci: Tablet Ringkas untuk Belajar dan Penggunaan Harian
Desain dan Privacy Display menjadi pembeda utama
Salah satu pembaruan paling menonjol pada Galaxy S26 Ultra adalah Privacy Display, teknologi layar yang dirancang untuk membatasi pandangan orang lain dari samping ketika pengguna membuka informasi pribadi.
Fitur ini relevan bagi orang yang sering menggunakan ponsel di transportasi umum, ruang tunggu, kafe, atau tempat kerja bersama, terutama saat membuka percakapan pribadi dan aplikasi keuangan.
Berbeda dari pelindung layar antintip konvensional yang dipasang sebagai aksesori tambahan, Privacy Display merupakan fitur yang terintegrasi ke dalam perangkat dan dapat diaktifkan sesuai kebutuhan.
Pengguna dapat mengatur perlindungan layar pada kondisi tertentu, termasuk ketika menggunakan aplikasi tertentu atau menampilkan notifikasi sensitif.
Namun, fitur ini tidak menggantikan perlindungan keamanan lain seperti penguncian layar, autentikasi biometrik, dan kewaspadaan ketika mengakses informasi rahasia di ruang publik.
Dari sisi fisik, perangkat ini memiliki ketebalan 7,9 mm dengan bobot sekitar 214 gram, sehingga lebih tipis dan ringan dibandingkan Galaxy S25 Ultra yang berbobot 218 gram.
Meski demikian, ukuran 6,9 inci dan bobot tersebut tetap membuatnya relatif besar untuk pengguna yang mengutamakan ponsel mungil atau nyaman dioperasikan dengan satu tangan.
Kamera 200 MP dan zoom optik untuk berbagai situasi
Sistem kamera merupakan salah satu alasan utama mempertimbangkan Galaxy S26 Ultra, terutama bagi pengguna yang sering memotret perjalanan, aktivitas malam hari, acara, atau objek yang berada cukup jauh.
Kamera utama 200 MP menggunakan bukaan f/1.4 yang memungkinkan lebih banyak cahaya mencapai sensor dibandingkan lensa dengan bukaan lebih sempit, sehingga berpotensi membantu fotografi dalam kondisi minim cahaya.
Samsung turut mempertahankan kamera ultrawide 50 MP untuk mengambil pemandangan atau objek dalam bidang pandang lebih luas.
Untuk memotret objek jauh, tersedia kamera telefoto 10 MP dengan zoom optik 3x dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 5x, sehingga pengguna dapat memilih pembesaran sesuai jarak dan kebutuhan komposisi.
Rentang pembesaran yang tersedia meliputi zoom optik 3x dan 5x, serta pembesaran berkualitas optik 2x dan 10x yang memanfaatkan pemrosesan sensor, sementara angka hingga 100x merupakan zoom digital.
Perbedaan tersebut penting karena zoom digital ekstrem tidak menawarkan kualitas detail yang sama seperti pembesaran optik murni.
Untuk video, Galaxy S26 Ultra mendukung perekaman hingga 8K pada 30 fps dan 4K hingga 120 fps dalam mode Pro Video, disertai peningkatan stabilisasi untuk membantu menjaga rekaman tetap stabil ketika pengguna bergerak.
| Samsung Galaxy S26 Ultra |
Seberapa layak kameranya untuk fotografi malam?
Bukaan f/1.4 pada kamera utama menjadi salah satu peningkatan perangkat keras yang paling relevan untuk fotografi malam karena membantu sensor menerima lebih banyak cahaya.
Hasil akhir tetap dipengaruhi kondisi pencahayaan, gerakan objek, pengaturan kamera, dan pemrosesan gambar, sehingga spesifikasi 200 MP saja tidak cukup untuk menjamin setiap foto akan tajam.
Kamera telefoto juga berguna untuk mengambil panggung, objek arsitektur, atau detail yang tidak mudah dijangkau dari posisi pemotretan.
Bagi pengguna yang lebih sering memotret dokumen, makanan, dan foto keluarga dalam jarak dekat, sistem kamera Ultra memang menawarkan fleksibilitas, tetapi keunggulannya mungkin tidak selalu terasa sebanding dengan selisih harga jika kebutuhan fotografi relatif sederhana.
Galaxy AI semakin proaktif untuk aktivitas harian
Galaxy S26 Ultra menjalankan One UI 8.5 dengan pembaruan Galaxy AI yang dirancang untuk mengurangi langkah dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu fitur utamanya adalah Now Nudge, yang dapat mengenali konteks tertentu dalam percakapan dan menyarankan tindakan yang relevan, misalnya menemukan foto yang sesuai ketika seseorang memintanya atau membantu memeriksa jadwal terkait rapat.
Fitur Autonomous Call Screening membantu menangani panggilan dari nomor tidak dikenal dengan mengidentifikasi penelepon dan merangkum tujuan panggilan sebelum pengguna memutuskan untuk menjawab.
Circle to Search juga mendapat kemampuan pencarian visual yang lebih luas, termasuk mengenali beberapa objek sekaligus dari tampilan layar untuk membantu pengguna mencari informasi terkait.
Di sisi kreativitas, Photo Assist memungkinkan pengguna menyunting gambar melalui instruksi teks, sedangkan Creative Studio membantu membuat materi visual seperti stiker dan wallpaper.
Bixby juga ditingkatkan sebagai asisten percakapan yang dapat membantu mengatur perangkat menggunakan bahasa sehari-hari tanpa pengguna harus selalu mencari menu secara manual.
Apakah fitur AI benar-benar berguna?
Manfaat Galaxy AI paling terasa ketika pengguna rutin mengelola banyak pesan, mencari informasi, mengedit foto, atau berpindah di antara beberapa aplikasi.
Sementara itu, pengguna yang hanya memakai ponsel untuk komunikasi, media sosial, dan transaksi digital mungkin tidak memanfaatkan seluruh kemampuan tersebut secara maksimal.
Ketersediaan beberapa fungsi AI juga dapat bergantung pada bahasa, wilayah, akun, koneksi internet, versi perangkat lunak, serta aplikasi yang digunakan.
Karena itu, kemampuan AI sebaiknya dinilai berdasarkan tugas yang benar-benar ingin diselesaikan, bukan semata-mata jumlah fitur yang tersedia dalam perangkat.
BACA JUGA!
Aplikasi AI untuk Merangkum Rapat dan Membuat Notulen, Ini 5 Rekomendasi yang Layak Dicoba
Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy
Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi kelas flagship, termasuk menjalankan aplikasi berat, bermain gim, mengolah foto, dan memproses sejumlah fitur AI.
Prosesor tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB atau 16 GB, bergantung pada varian penyimpanan yang dipilih.
Kombinasi tersebut memberikan ruang untuk menjalankan banyak aplikasi dan menangani pekerjaan intensif, meskipun performa aktual tetap dipengaruhi optimasi perangkat lunak, suhu, serta beban kerja.
Bagi pengguna yang rutin bermain gim dengan grafis tinggi atau mengedit konten video melalui ponsel, kelas perangkat keras ini lebih relevan daripada bagi pengguna yang sebagian besar aktivitasnya berupa pesan instan dan penelusuran web.
Penyimpanan internal juga perlu diperhatikan karena rekaman video beresolusi tinggi dan foto berukuran besar dapat menghabiskan kapasitas dengan cepat.
Varian 256 GB dapat mencukupi bagi pengguna umum, sedangkan 512 GB atau 1 TB lebih masuk akal bagi pembuat konten yang sering menyimpan banyak video dan berkas kerja di perangkat.
Baterai 5.000 mAh dan pengisian daya 60 W
Galaxy S26 Ultra membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh, dengan dukungan pengisian daya kabel hingga 60 W dan pengisian nirkabel hingga 25 W.
Samsung menyebut perangkat dapat mencapai sekitar 75 persen pengisian dalam kurang lebih 30 menit pada kondisi pengujian yang ditentukan, meskipun hasil aktual dapat berbeda menurut suhu, adaptor, kondisi baterai, dan pola penggunaan.
Kapasitas baterai tersebut tetap berada pada angka 5.000 mAh, sehingga peningkatan utama pada generasi ini lebih terlihat pada kemampuan pengisian daya daripada penambahan kapasitas.
Pengguna yang aktif mengambil foto dan video, bermain gim, menggunakan navigasi, atau menjalankan fitur AI secara intensif tetap perlu memperhitungkan konsumsi daya yang lebih tinggi daripada penggunaan ringan.
Perlu diingat, adaptor perjalanan tidak disertakan dalam kotak penjualan Galaxy S26 Ultra, sehingga pengguna mungkin perlu membeli adaptor kompatibel secara terpisah untuk memanfaatkan kemampuan pengisian daya maksimal.
Harga Samsung Galaxy S26 Ultra terbaru Oktober 2026
Samsung Indonesia memperbarui harga Galaxy S26 Ultra pada awal Oktober 2026, dengan kenaikan pada sejumlah konfigurasi dibandingkan daftar harga sebelumnya.
Berikut harga resmi yang tercantum untuk varian 256 GB dan 512 GB pada periode tersebut.
| Varian | RAM | Penyimpanan | Harga resmi Oktober 2026 |
| Galaxy S26 Ultra | 12 GB | 256 GB | Rp25.499.000 |
| Galaxy S26 Ultra | 12 GB | 512 GB | Rp29.499.000 |
| Galaxy S26 Ultra | 16 GB | 1 TB | Perlu konfirmasi harga terbaru |
Varian 256 GB mengalami kenaikan Rp1 juta dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp24.499.000, sedangkan varian 512 GB naik Rp2 juta dari Rp27.499.000.
Harga Rp31.999.000 untuk varian 1 TB tercantum dalam informasi harga saat peluncuran, tetapi angka tersebut tidak dapat dipastikan masih berlaku pada Oktober setelah penyesuaian harga, sehingga calon pembeli perlu mengecek harga langsung di toko resmi sebelum bertransaksi.
Harga aktual juga dapat berubah karena promosi, potongan pembayaran, program tukar tambah, atau perbedaan penawaran dari mitra ritel resmi.
Kelebihan dan hal yang perlu dipertimbangkan
Galaxy S26 Ultra memiliki sejumlah keunggulan yang jelas bagi pengguna yang membutuhkan ponsel flagship dengan kemampuan luas.
Kamera utama 200 MP, dua kamera telefoto, Privacy Display, prosesor kelas atas, dan fitur Galaxy AI menjadi kombinasi yang relevan untuk fotografi, produktivitas, serta penggunaan intensif.
Dukungan S Pen juga memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering membuat catatan, memberi anotasi pada dokumen, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan input pena.
Namun, harga di atas Rp25 juta membuat perangkat ini tidak ditujukan untuk semua pengguna, terutama jika kebutuhan harian hanya mencakup komunikasi, media sosial, dan aplikasi dasar.
Ukuran perangkat yang besar, harga varian penyimpanan tinggi, serta kebutuhan membeli adaptor pengisian daya secara terpisah juga layak diperhitungkan sebelum memutuskan membeli.
Bagi sahabat Pewarta yang ingin menikmati kamera flagship dan fitur AI terbaru, Galaxy S26 Ultra dapat dipertimbangkan sebagai perangkat jangka panjang, tetapi pilihan kapasitas penyimpanan sebaiknya mengikuti pola penggunaan nyata agar anggaran tidak terserap untuk fitur yang jarang dimanfaatkan.
