Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Rara Pawang Hujan Mandalika Jadi Perbincangan Media Asing

Senin, 21 Maret 2022 | 20:05 WIB Last Updated 2022-03-21T13:05:01Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Twitter MotoGP Puji Rara Pawang Hujan Mandalika
Tangkapan layar cuitan akun Twitter resmi MotoGP


PEWARTA.co.id, Lombok Tengah - Kemunculan Rara si pawang hujan saat gelaran MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022), masih saja jadi perbincangan sampai hari ini.

Dan salah satu yang ikut membahas aksi pawang hujan viral itu di antaranya adalah media-media asing.

Media-media asing tersebut mengulas dari sudut pandang yang beragam. Ada yang merasa takjub mengenai dampak kemunculan Rara dengan efek yang terjadi pada hujan di area sirkuit. Namun tak sedikit juga yang merasa skeptis dengan aksi tersebut.

Diketahui bahwa cuaca di wilayah Mandalika memang mulai redup sejak siang hari. Terlihat awan pekat menyelimuti langit kawasan Lombok Tengah itu.

Meski begitu gelaran Moto2 dan Moto3 dapat diselenggarakan dengan lancar. Justru ketika puncak MotoGP hujan deras tiba. Bahkan sempat tertangkap kamera televisi yang melakukan siaran langsung, nampak kilatan petir menyambar lintasan sampai mengeluarkan api.

Saat itu muncul ketidakpastian kapan partai puncak balapan MotoGP akan dimulai. Semua merasa panik dengan kondisi cuaca yang ekstrim, terlebih waktu yang semakin sore. Tiba-tiba, muncul seorang wanita mengenakan helm putih berjalan tanpa mengenakan alas kaki. Dia adalah Rara, pawang hujan viral Mandalika yang akhirnya menjadi buah bibir di jagat internet.

Di tengah guyuran hujan deras ia muncul dengan membawa peralatan yang di klaim sebagai piranti 'penangkal' hujan. Benda mirip mangkuk berwarna emas yang sesekali ia pukul seraya berteriak menghadap ke langit sambil mengepalkan tangan.

Sulit dipercaya memang, tapi anehnya hujan mulai mereda setelah Rara melakukan aksinya itu. Balapan pun akhirnya bisa dimulai, dengan hasil akhir tim KTM yang keluar sebagai juara bersama pebalap andalan mereka, Miguel Oliveira.

Respon Media Asing


Melalui media sosial Twitter, akun resmi MotoGP sampai menuliskan kata "The Master" pada salah postingan, untuk merujuk pada aksi Rara tersebut. Tak lama berselang, ketika hujan benar-benar reda akun tersebut kembali membuat twit bertulis "It's Worked".

Begitu pula dengan akun resmi MotoGP on BT Sport. Awalnya akun tersebut skeptis dengan apa yang dilakukan Rara.

Twitter bercentang biru milik BT Sport itu awalnya memposting dengan kata-kata yang intinya meragukan aksi Rara. Namun setelah hujan reda, akhirnya mereka mengklarifikasi postingannya dengan kalimat yang jika diterjemahkan "Ketika kami sangat membutuhkannya. Terima kasih dukun".

Hal senada ditulis akun La Gazzetta Dello Sport. Media tersebut mebuat cuitan berbunyi "MotoGP: Tarian Hujan yang Luar Biasa dari Dukun Bertelanjang Kaki" yang ditulis dengan Bahasa Italia.

Media asal Spanyol, Marca, menulis headline "Dukun, Banjir, Presiden... Indonesia Sungguh Unik" pada laman galeri foto mereka.

Kemudian media Jerman, Speedweek, memasang judul "Lombok: Apa yang Bisa Dilakukan Dukun Sekarang?"

"Mampukah dukun hujan perempuan menyelamatkan balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika yang diguyur hujan? Rupanya berhasil," tulis media itu.

Rupanya aksi perempuan yang bernama lengkap Rara Istiati Wulandari itu menjadi satu di antaranya momen bersejarah MotoGP Mandalika. Terlepas dari klenik atau apapun anggapan orang, tetap saja kisahnya memberikan kesan bagi semua kalangan yang menyaksikan. Mungkin bijaknya jika ada yang tak mempercayai, adalah dengan menganggap aksi itu sebagai hiburan.

Terima kasih Rara, luar biasa Indonesia.

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close