Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kejutan, Lokasi Demo 11 April Mendadak Berubah Usai Jokowi Beri Kepastian Pemilu

Senin, 11 April 2022 | 07:58 WIB Last Updated 2022-04-11T00:58:48Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Lokasi demo 11 April berubah
Ilustrasi demo mahasiswa

PEWARTA.CO.ID - Kejutan terjadi jelang aksi demo mahasiswa 11 April 2022. Demonstrasi yang sedianya digelar di depan Istana mendadak berubah ke depan Gedung MPR/DPR/DPD.

Aksi demo yang diinisiasi Aliansi BEM Seluruh Indonesia itu mengalami perubahan lokasi. Hal itu terjadi tak lama setelah Presiden Jokowi mengumumkan perihal kepastian Pemilu yang tetap akan berlangsung pada 2024 mendatang.

Dalam video yang diunggah pada kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu (10/4/2022) itu, Jokowi memastikan jika Pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2022 sesuai yang telah direncanakan sejak awal.

"Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia akan menggelar aksi untuk yang kedua kalinya yang saat ini bertempat di 'Rumah Rakyat' atau Gedung DPR RI, dengan tujuan untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan peringatan kepada wakil rakyat terkait berbagai permasalahan yang ada," bunyi keterangan tertulis BEM SI dikutip dari detikcom, Senin (11/4/2022).

Dalam aksi tersebut BEM SI mengusung tagar #RakyatBangkitMelawan, dengan fokus utama meminta jawaban atas tuntutan rakyat yang sampai saat ini belum terjawab. Setidaknya ada 18 poin tuntutan yang menurut BEM SI masih belum terjawab.

"Terdapat 18 tuntutan rakyat di mana 6 tuntutan dibawa saat aksi pada tanggal 28 Maret 2022, dan 12 tuntutan lainnya berasal dari aksi 7 tahun pemerintahan Jokowi 21 Oktober 2021 lalu," tulis keterangan BEM SI.

BEM SI menjelaskan, dalam tuntutan tersebut salah satunya mengenai tuntutan kepada Presiden Jokowi agar mengambil sikap tegas menolak penundaan Pemilu 2024.

Selain itu, BEM SI juga turut menyuarakan tuntutan soal UU Cipta Kerja serta stabilitas harga bahan-bahan pokok yang dinilai menyengsarakan masyarakat.

(asn/krm)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close