Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kapolri Ingatkan Tugas Berat Korps Brimob, Terutama Kamtibmas Jelang Pemilu

Jumat, 10 Juni 2022 | 23:59 WIB Last Updated 2022-06-10T17:18:22Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA



Kapolri Ingatkan Tugas Berat Korps Brimob, Terutama Kamtibmas Jelang Pemilu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi memperkuat organisasi Korps Brigade Mobil (Korps Brimob) Polri. Kini, Korps Brimob dipimpin oleh jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen).

PEWARTA.CO.ID - Korps Brigade Mobil (Brimob) kini dipimpin oleh jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen). Dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah resmi memperkuat Korps Brimob.

Dalam arahannya, Sigit menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi fokus Brimob. Di antaranya menaruh perhatian lebih di saat kondisi perekonomian Indonesia yang beranjak pulih pasca melandainya kasus Covid-19.

Sigit menerangkan, salah satu tugas yang dinantikan Korps Brimob yakni kondisi invasi militer antara Rusia-Ukraina yang diklaim dapat mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia.

Karenanya, Sigit meminta Korps Brimob untuk sigap mengawal dan membantu pengamanan setiap jalur pendistribusian hingga dipastikan sampai ke masyarakat. Hal ini guna menghindari kemungkinan terjadinya kelangkaan bahan pangan seperti yang sudah-sudah.

“Saat ini kita juga dihadapkan tantangan baru yaitu invasi militer Rusia-Ukraina, yang berkepanjangan dan saat ini menimbulkan gejolak ekonomi global, karena krisis energi dan pangan sehingga mengakibatkan suplai setop atau kelangkaan dan kenaikan harga berbagai komoditas serta meningkatkan inflasi di berbagai negara,” kata Sigit di Mako Brimob Polri, Depok, Jumat (10/6/2022).

Sigit menegaskan, Brimob memiliki peranan penting dalam upaya mengamankan berbagai proyek strategis nasional, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Termasuk menjamin keamanan proses pembangunan Ibu Kota negara yang merupakan wujud Indonesia sentris dan resolusi pemerataan penduduk serta perekonomian nasional, serta turut serta menjaga situasi kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, Sigit juga menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah konflik seperti di Poso dan Papua. Menurutnya, hal itu menjadi salah satu tugas berat Korps Brimob saat ini.

Tak kalah pentingnya adalah, metode pengamanan saat momentum unjuk rasa. Ia meminta agar aparat dapat memberikan perlindungan dan pengamanan secara humanis. Hal ini agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Melihat hal tersebut, upaya pengamanan wilayah Papua menjadi fokus dengan melakukan langkah-langkah pemeriksaan yang humanis, namun tetap tegas dengan berbagai gangguan keamanan yang dapat berdampak pada situasi kamtibmas, terlebih mengancam jiwa masyarakat Papua dan juga personil TNI Polri. Selain itu pendekatan baru yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat papua yang harus terus ditingkatkan sehingga kita bisa mengambil hati masyarakat Papua,” kata Sigit.

Satu hal yang pasti dan harus menjadi fokus, di mana Indonesia telah mendekati agenda kontestasi pemilu 2024. Itu juga yang membuat Sigit menaruh harap pada kesiapan Korps Brimob.

Terlebih pesta demokrasi atau pemilu 2024 akan digelar secara serentak, pastinya memiliki kompleksitas keamanan yang besar.

“Selain itu yang tidak kalah penting adalah untuk menjaga agenda nasional yang perlu mendapatkan perhatian khusus yaitu pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 yang tahapannya dimulai pada tanggal 14 Juni 2022. Pemilu kali ini memiliki kompleksitas masalah yang besar dan pertama kali dilakukan secara serentak,” tegasnya.

Namun Sigit percaya Korps Brimob mampu menjawab semua tantangan tersebut dengan baik. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Tentunya melihat berbagai tantangan lingkungan strategis tersebut diperlukan transformasi organisasi yang merupakan bagian dari transformasi menuju Polri yang presisi dengan melakukan pengembangan dan penguatan organisasi Korps Brimob sebagai fungsi utama kepolisian agar dapat menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, khususnya dalam penanggulangan gangguan kamtibmas berintensitas tinggi,” pungkasnya.

***

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close