Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Peringatan Hari Susu Nasional 2022 Terpusat di Kota Malang, Ini Kata Sutiaji

Sabtu, 04 Juni 2022 | 14:28 WIB Last Updated 2022-06-04T07:36:06Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Peringatan Hari Susu Nasional 2022 Terpusat di Kota Malang
Wali Kota Malang Sutiaji memimpin sesi minum susu bersama saat Seminar Nasional Hari Susu Nusantara 2022. (Dok: Humas)

PEWARTA.CO.ID - Wali Kota Malang Sutiaji mengajak setiap elemen untuk menggalakkan program konsumsi susu nasional. Tujuannya selain agar menyehatkan masyarakat, juga untuk membangun industri pengolahan susu dalam negeri.

Pesan itu ia sampaikan dalam Seminar Nasional Hari Susu Nusantara 2022 yang mengusung tema “Membangun Resilience Peternakan Sapi Perah Rakyat di Masa Pandemi Covid dan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)” di Hotel Atria, Kota Malang, Kamis (2/6/2022).

Dalam kesempatan itu Sutiaji juga mengapresiasi sejumlah pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan kampanye minum susu dan seminar nasional di Kota Malang.

Pihak-pihak yang dimaksud Wali Kota Malang itu antara lain Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Peternakan dan Perikanan, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Pertama, dapat membawa nama Kota Malang bagaimana terus menerus ikut membangun bangsa dan negara kita Indonesia. Kedua, ada proses pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah sehingga dapat berjalan dengan baik, serta yang ketiga pemahaman secara literatif kami akan semakin kuat. Betapa pentingnya kita memaknai kehidupan dalam semua sektor untuk kolaborasi, akselerasi untuk membangun Indonesia untuk itu kami mengucapkan ribuan terima kasih,” kata Sutiaji dilansir dari situs resmi Pemkot Malang, Sabtu (4/6/2022).

Wali Kota Malang juga menyambut baik kegiatan ini lantaran Malang dikenal sebagai salah satu tempat produksi susu terbesar di Indonesia. Menurut data, kebutuhan konsumsi susu di Indonesia sekitar 4 juta di mana Jawa Timur turut menyumbang hampir 23 persennya di antaranya.

“Kampanye gemar minum susu bertujuan untuk kesehatan dan kecerdasan. Dengan meminum susu maka kesehatan akan terjaga dengan baik, yang akan berdampak pada kecerdasan,” ungkap Sutiaji.

Program giat minum susu ini, lanjutnya, selain dapat membuat masyarakat sehat juga dapat menjadi faktor pendukung bagi peternak menjadi lebih sejahtera.

Terlebih, sesuai dengan tagline yang diusung dalam kampanye minum susu kali ini adalah minum susu segar setiap hari, aman dan sehat untuk pertumbuhan dan kecerdasan bangsa. Save peternak sapi perah menuju Indonesia yang tangguh dan maju. 

“Di mana susu ini kan sumber nutrisi alami yang baik untuk tubuh karena kandungannya seperti protein dan kalsium. Kebiasaan minum susu di Kota Malang Alhamdulillah bagus, ada susu segar dan susu olahan kita supply-nya ada dari dinas sosial juga, sekolah-sekolah juga,” terangnya.

Terkait penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belakangan terjadi, orang nomor satu di Kota Malang itu mengatakan, Pemkot Malang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berkeliling melakukan mitigasi.

Sutiaji juga mengajak setiap unsur untuk bersinergi membangun resilience peternakan sapi perah rakyat agar dapat melewati masa sulit pandemi Covid -9 dan wabah PMK.

“Semoga industri susu di Indonesia terus maju untuk mendukung generasi yang sehat, cerdas dan bermartabat dengan meningkatkan produksi dan konsumsi susu nasional,” pungkasnya.


(rtn/glh)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close