Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kunjungi Sekolah SPI Batu, Profesor Malaysia ini Bagikan Motivasi Wirausaha

Jumat, 08 Juli 2022 | 01:17 WIB Last Updated 2022-07-07T18:17:13Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Kunjungi Sekolah SPI Batu, Profesor Malaysia ini Bagikan Motivasi Wirausaha
Sesi Kuliah Umum oleh Prof. Dr. Sudin Haron di Sekolah SPI Kota Batu, Kamis (7/7). (Dok. Kharisma)

PEWARTA.CO.ID - Pelajar dan mahasiswa sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu mengikuti kuliah umum bertajuk "Entrepreneurship is Easy" bersama Prof. Dr. Sudin Haron dari Malaysia, pada Kamis (7/7/2022).

Untuk diketahui, Prof. Dr. Sudin Haron merupakan pimpinan sekolah bisnis di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Sudin Haron memberikan motivasi kepada para pelajar seraya menerangkan jika kebanyakan orang-orang sukses dimulai dari wirausaha.

"Jadi saya bilang ke teman saya memang wirausaha sudah melekat di jiwa saya," kata dia.

"Dengan semua itu kita jadi tahu yang membangun wirausaha. Maka dari itu saya mendengar ada sekolah Selamat Pagi Indonesia yang fokus pada wirausaha dan saya berkeinginan datang ke tempat ini untuk bertukar pikiran. Inilah sekolah di mana pelajar-pelajarnya diajarkan secara intrepenuer dengan benar," ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, meski di Indonesia atau Malaysia banyak sekolah berorientasi wirausaha, tetapi di SPI menurutnya lebih teratur dan sistematik, di mana semua yang menjalankan adalah pelajar dan mahasiswa.

"Karena itulah saya datang di SPI ini. Pelajar di sini dilatih bekerja berwirausaha dengan cara sendiri, tim kerja dan bermitra. Dengan harapan di Kota Batu ini ke depannya banyak toko dan warung makan yang dikendalikan oleh pelajar di sini. Dan mungkin sepuluh atau duapuluh tahun ke depan pelajar di sini akan menjadi tonggaknya," ucapnya.

Pria yang pernah menulis 3 buku tentang wirausaha ini mengatakan, pembangunan ekonomi suatu negara dapat dilakukan dengan cepat jika masyarakatnya benar-benar memiliki pemikiran wirausaha.

"Sebab dengan pengalaman saya sebagai profesor, dunia atau negara dan wilayah akan membangun lebih cepat jika ada wirausaha yang benar-benar mempunyai pemikiran wirausaha, dan bekerja untuk membangun ekonomi," tutur dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, lingkungan akan menjadi efisien perkembangannya dan akan lebih tertata. Dan ke depan ia percaya SPI Kota Batu ini akan diketahui semua masyarakat Indonesia.

"Saya sangat besar hati untuk membantu pelajar-pelajar di SPI ini, melihat dunia wirausaha di Indonesia seperti apa. Sebab untuk menjadi wirausaha yang bagus tidak saja di lingkungan tetapi juga di luar, hasil karya di sini bisa dipasarkan ke luar negeri  seperti ke Malaysia," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan SPI Kota Batu Didik Truhanggono menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Prof. Dr. Sudin Haron di SMA SPI Kota Batu tersebut.

"Hari ini kami sangat berterimakasih atas kedatangan Dato' Sudin Haron, seorang profesor dan salah satu institusi di Malaysia. Kami tadi mendengarkan tentang sharing beliau di dalam kuliah umum di Sekolah Tinggi Kewirausahaan Selamat Pagi Indonesia," kata Didik kepada media, Kamis (7/7).

Menurut Didik, materi sharing yang dibagikan Prof. Dr. Sudin Haron sangat luar biasa, utamanya berkaitan ide-ide bagaimana untuk memulai sebuah bisnis.

"Setelah keliling di Sekolah SPI ini sama visinya dengan beliau. Jadi ingin membekali mahasiswa-mahasiswa dengan bisnis. Usai melakukan kuliah umum dengan profesor kami langsung mengadakan MoU dengan beliau, dan MoU ini kami akan bekerjasama dengan tukar pikiran dan lain sebagainya," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Didik, pihak ya akan kembali mengundang Prof. Dr. Sudin Haron pada Agustus mendatang dengan agenda yang sama.

"Ke depannya kami akan tetap menjalin kerjasama karena dari sebuah institusi perguruan tinggi, kami juga dituntut ada kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi khususnya yang dari luar negeri juga," ucapnya. 

"Jadi benar-benar sebagai mahasiswa yang akhirnya menjadi praktisi bukan sekadar mereka belajar dari nulis yang dibagikan oleh profesor, tetapi mereka akan menjadi praktisi benar-benar menjadi seorang pebisnis," pungkasnya.

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close