Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Macam-macam Ujaran Kebencian yang Perlu Diketahui

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:03 WIB Last Updated 2022-09-11T16:02:04Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Macam-macam Ujaran Kebencian yang Perlu Diketahui

PEWARTA.CO.ID - Ujaran kebencian (hate speech) merupakan ungkapan atau ekspresi diskriminatif, menyakiti seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan membangkitkan permusuhan, kekerasan, dan diskriminasi kepada orang atau kelompok tertentu.

Ujaran kebencian sendiri memiliki beberapa macam kategori. Perbedaan jenis dari hate speech itu juga yang harus dipahami agar tidak dilakukan setiap orang yang mungkin secara tidak sengaja tengah melakukannya.

Menurut salah satu pakar komunikasi Fiandi pada acara webinar yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Siber Kreasi pada Rabu (22/6/2022) menjelaskan, macam-macam ujaran kebencian sangat beragam yang sebenarnya mudah ditemui dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Bentuk-bentuk ujaran kebencian itu beragam macamnya, mulai dari penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Tahapan ujaran kebencian juga sangat terstruktur dan rapi,” ujarnya.

Baca juga: UU Pemilu: Calon Presiden 2024 Tidak Boleh Punya Riwayat Mabuk, Judi, dan Zina!


Fiandi menambahkan, ujaran kebencian sangat berdampak negatif bagi korbannya. Biasanya korban akan mengalami depresi karena merasa di diskriminasi lingkungan. Bahkan yang terparah dapat membuat korbannya bunuh diri.

Karenanya ujaran kebencian termasuk perbuatan melanggar hukum yang telah diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Setiap orang dilarang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA),” lanjut Fiandi menyebutkan isi UU ITE terkait ujaran kebencian.

Kemkominfo diketahui tengah gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya literasi digital di era teknologi informasi.

Baca juga: Indra Kenz Bantah Ajak Orang Gabung Binomo, Buat Konten YouTube untuk Cerita Kehidupan Sehari-hari


Kegiatan webinar bertajuk 'Makin Cakap Digital'tersebut diselenggarakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan civitas yang berkompeten.

Harapannya, masyarakat dapat mengerti pedoman menggunakan berbagai platform digital secara sadar, bertanggung jawab, berintegritas, dan menjunjung nilai-nilai kebaikan.

(kmf/ses4)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close