Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Mau Awet Muda? Batasi Konsumsi Gula Berlebih!

Senin, 18 Juli 2022 | 12:37 WIB Last Updated 2022-09-04T10:31:11Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Tips awet muda

PEWARTA.CO.ID - Jika ingin terlihat awet muda luar maupun dalam, sebaiknya mulai dari sekarang Anda belajar untuk mengurangi gula. Entah itu dari makanan ataupun minuman manis yang sering Anda konsumsi.

Memang tidak bisa dipungkiri, gula menambah cita rasa makanan dan minuman menjadi lebih nikmat. Akan tetapi jika Anda tidak menakarnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terlebih untuk kulit.

dr. Andrew Nish, MD, Unity Point Health menerangkan bahwa, “gula menjadi faktor utama penuaan dini.”

Analoginya seperti ketika kita memetik buah pisang tanpa mengupasnya. Yang terjadi pada pisang dalam 24-48 jam ke depan adalah pisang berwarna gelap.

Baca juga: Minum Teh Setelah Makan Ternyata Bahaya, Ini Kata Dosen UM Surabaya


Baca juga: Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Sakit? Begini Penjelasan Ilmiahnya!


Hal tersebut terjadi karena kandungan gula pada pisang bereaksi dengan protein dan menyebabkan cross-linking. Reaksi yang serupa terjadi pada tubuh kita yang dapat mempengaruhi kesehatan dari dalam dan luar seperti kulit tampak keriput.

Berlebihan mengkonsumsi gula bisa menyebabkan Anda tampak lebih tua sebelum waktunya. Selain itu beberapa penyakit seperti kardiovaskular, diabetes, dan obesitas akan mempengaruhi kesehatan yang berdampak penuaan pada kulit pula.

Dikutip dari lifestyle.bisnis.com ada lusinan nama alternatif gula yang diakui oleh FDA, diantaranya dekstrosa anhidrat, gula merah, gula bubuk, kembang gula, sirup jagung, padatan sirup jagung, dekstrosa, fruktosa, sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS), madu, gula invert, laktosa, sirup malt, maltosa, sirup maple, molase, nektar, panekuk sirup, gula mentah, sukrosa, dan gula pasir.

Sebuah studi penelitian menemukan bahwa diet yang mengandung banyak gula atau karbohidrat olahan lainnya dapat mempercepat penuaan. Ketika mengkonsumsi gula secara berlebih, molekul gula akan mengikat kolagen dan elastin, dimana kolagen dan elastin ini merupakan dua protein pada kulit yang membuat tampak kencang serta awet muda.

Baca juga: Catat! Ini Penyebab Asam Lambung Naik Menurut dr. Zaidul Akbar


Baca juga: 4 Manfaat Tidur Tanpa Memakai Bra, Wanita Wajib Ngerti Nih!


Molekul yang mengikat protein pada kulit akan membentuk produk akhir glycation (AGEs) selanjutnya membuat inflamasi dan kekeringan. Kulit yang ter-glikasi menjadi keriput, struktur sel mengeras, kering, tidak elastis, dan menyebabkan kulit tampak lebih tua.

Jadi, semakin tinggi Anda mengkonsumsi gula maka kulit semakin menderita. Jika Anda bisa mengontrol apa yang dikonsumsi, secara tidak langsung merawat kulit terhindar dari penuaan dini.

Selain itu, mengurangi minuman manis dan makanan olahan tinggi gula juga akan mempertahankan berat badan Anda tetap ideal serta meminimalisir timbulnya berbagai penyakit.

Sebaiknya perhatikan label Nutrition Fact pada setiap kemasan makanan yang Anda beli. Sebab, mencegah lebih baik sebelum kecanduan dan akhirnya menimbun racun yang menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat. Dan disarankan tetap menjaga pola makan maupun olahraga karena itu kunci sehat, bugar, dan awet muda.

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close