Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Mengupas Esensi Budaya Bermedia Digital dalam Butir Pancasila

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:06 WIB Last Updated 2022-07-15T01:19:10Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Gerakan literasi digital Kominfo

PEWARTA.CO.ID - Kehadiran internet sudah menjadi sebuah keniscayaan dala membantu aktivitas dan pemenuhan gaya hidup manusia di era modern.

Terlebih dengan perkembangan teknologi komunikasi melalui perangkat-perangkat pintar yang membuat internet semakin digandrungi.

Apalagi, dengan munculnya beberapa ruang digital sebagai wadah kreasi sekaligus menampung aspirasi, membuat internet memiliki peran penting di zaman serba digital ini.

Meski demikian, bebas bukan berarti tidak memiliki batasan. Tetap ada etika yang harus dijaga di tengah penerapan teknologi informasi digital, di samping kebebasan berekspresi di dunia digital tersebut.

Di Indonesia sendiri, kebebasan berekspresi telah tertuang dalam butir kelima sila dalam Pancasila yang bisa dijadikan sebagai pedoman.

Pada program literasi digital 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengusung kampanye kebebasan dan bijak dalam menggunakan teknologi digital. Kampanye tersebut diwujudkan melalui program bertajuk ‘Makin Cakap Digital’.

Dalam pelaksanaannya, Kemkominfo bekerja sama dengan Siber Kreasi yang diwujudkan dalam bentuk webinar.

Kegiatan itu mengundang civitas akademik di wilayah Jawa Timur dengan tema webinar ‘Budaya Bermedia Digital’.

Berlaku sebagai narasumber adalah Meithiana. Ia membawakan materi Budaya Bermedia Digital merupakan kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari−hari. Pengetahuan dasar akan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara harus diterapkan masyarakat sebagai panduan dalam menggunakan sosial media.

Meithiana juga menjelaskan bahwa Nilai atau esensi Pancasila dapat dijadikan pedoman dalam bermedia digital. Berikut penjelasannya:

  • Sila Pertama: Nilai utamanya adalah cinta kasih, saling menghormati perbedaan kepercayaan di ruang digital
  • Sila Kedua: Nilai utamanya adalah kesetaraan, memperlakukan orang lain dengan adil dan manusiawi di ruang digital
  • Sila Ketiga: Nilai utamanya adalah harmoni, mengutamakan kepentingan Indonesia di atas kepentingan pribadi atau golongan di ruang digital 
  • Sila Keempat: Nilai utamanya adalah demokratis. Memberi kesempatan setiap orang untuk bebas berekspresi, dan berpendapat di ruang digital
  • Sila Kelima: Nilai utamanya adalah gotong royong. Bersama-sama membangun ruang digital yang aman dan etis bagi setiap pengguna

Dengan adanya webinar kali ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui dunia digital lalu mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya.

Selain itu dapat menjadi tempat belajar dan berinteraksi, tempat tumbuh kembang karakter anak, sekaligus menjadi tempat kita dihargai sebagai bangsa yang bermartabat.

(kmf/ses4)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close