Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, sosok capres harus mengabaikan kepentingan kelompoknya sendiri untuk mengutamakan kepentingan bangsa.

PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir


PEWARTA.CO.ID - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengingatkan siapapun calon presiden (capres) yang maju dalam kontestasi 2024 untuk mendahulukan kepentingan bangsa ketimbang partai.


Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, sosok capres harus mengabaikan kepentingan kelompoknya sendiri jika ingin menjadi pemimpin yang baik.


"Meletakkan kepentingan Indonesia di atas kepentingan partai, kroni, dinasti, pribadi dan kepentingan sempit lainnya. Itu poinnya," kata Haedar seperti dikutip dari Antara News, Rabu (5/10/2022).


Baca juga: Sah! NasDem Umumkan Anies Baswedan Sebagai Capres 2024


Demikian halnya dengan partai pengusung capres tersebut. Menurutnya, hal itu dinilai sebagai syarat sosok capres dapat dikatakan sebagai tokoh kenegarawanan.


"Semua parpol, semua calon menghadapi Pemilu 2024 kuncinya punya jiwa kenegarawanan," tuturnya.


Hingga saat ini sudah ada dua nama yang telah dikonfirmasi akan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Mereka adalah Prabowo Subianto yang dideklarasikan Partai Gerindra dan Anies Baswedan oleh Partai Nasdem.


Kedua partai pengusung capres tersebut merupakan pemilik kursi di DPR RI.


Namun ada juga partai di luar DPR RI yang juga telah mendeklarasikan sosok calon presiden, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).


Baca juga: Din Syamsuddin Bantah Dirikan Partai Pelita Karena Ingin Maju Nyapres


PSI diketahui mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres pada pemilu 2024 mendatang.


Meski demikian, pendaftaran capres dan cawapres baru akan dibuka pada 19 Oktober 2023 mendatang. Sedangkan proses pemungutan suara berlangsung pada 14 Februari 2024.


Itu artinya masih banyak waktu bagi partai politik untuk menggodok tokoh-tokoh yang sekiranya mereka anggap potensial untuk diusung sebagai capres bahkan sekaligus wakilnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
  • PP Muhammadiyah: Capres Harus Dahulukan Kepentingan Bangsa, Baru Partai
Advertisement
Advertisement
Advertisement