Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Waduh! Motor Reporter IMG Hilang Saat Liputan di Gedung KPK

Waduh! Motor Reporter IMG Hilang Saat Liputan di Gedung KPK
Motor Reporter IMG Hilang Saat Liputan di Gedung KPK

PEWARTA.CO.ID — Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan.

Kali ini, korbannya adalah Jonathan Nalom Simanjuntak, reporter digital iNews Media Group (IMG), yang kehilangan sepeda motor saat bertugas meliput pada Kamis (18/9/2025) malam hingga Jumat (19/9/2025) dini hari.

Jonathan baru menyadari Honda Beat Street 2025 miliknya raib saat hendak pulang sekitar pukul 01.20 WIB, usai menyelesaikan liputan perkembangan kasus dugaan korupsi kuota haji dan konferensi pers penetapan tersangka kasus kredit fiktif Bank Jepara.

“Saya enggak tahu hilangnya jam berapa, baru sadar motor hilang pukul 01.20 WIB, itu saat hendak pulang,” kata Jonathan.

CCTV tak menyorot lokasi parkir

Setelah mengetahui kendaraannya hilang, Jonathan segera meminta bantuan petugas keamanan KPK untuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, hasilnya mengecewakan. Area parkir tempat motornya ditinggalkan ternyata tidak terpantau kamera.

“Saya periksa rekaman CCTV yang di KPK, ternyata area saya parkir itu tidak tersorot,” ujarnya.

Jonathan kemudian membuat laporan resmi ke Polsek Setiabudi dengan didampingi pimpinannya. Selain itu, pihak keamanan KPK turut melakukan pengecekan lanjutan. Kerugian akibat kehilangan kendaraan tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kasus serupa pernah terjadi

Kejadian ini bukan yang pertama kalinya menimpa jurnalis di area Gedung Merah Putih KPK. Wartawan media nasional, Auliya Umayna Andani, mengaku pernah mengalami peristiwa serupa. Motor miliknya juga hilang di lokasi yang sama beberapa bulan sebelumnya.

“Kejadiannya tanggal 14 Maret lalu, mas,” ucap Auliya.

Kejadian berulang ini memunculkan pertanyaan besar soal keamanan di lingkungan KPK, yang seharusnya memiliki standar pengawasan ketat.

Para jurnalis berharap adanya peningkatan pengamanan agar insiden serupa tidak kembali terulang.

Advertisement
Advertisement
Advertisement