Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Wardatina Mawa Minta Insanul Fahmi dan Inara Rusli Tunjukkan Bukti Nikah Siri

Wardatina Mawa Minta Insanul Fahmi dan Inara Rusli Tunjukkan Bukti Nikah Siri
Wardatina Mawa Minta Insanul Fahmi dan Inara Rusli Tunjukkan Bukti Nikah Siri

PEWARTA.CO.ID — Wardatina Mawa secara terbuka menantang Insanul Fahmi dan Inara Rusli untuk menunjukkan bukti sah pernikahan siri yang mereka klaim. Tantangan itu disampaikan guna menanggapi bantahan atas dugaan perzinaan yang saat ini dilaporkan ke pihak berwajib.

Melalui kuasa hukumnya, Wardatina Mawa menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima atau melihat bukti autentik terkait pernikahan siri antara Insan dan Inara. Bukti tersebut, menurutnya, seharusnya bisa berupa dokumen tertulis maupun foto prosesi akad nikah.

"Mana buktinya? Ini yang kami tunggu sebenarnya. Kapan menikah? Siapa saksinya? Prosesnya seperti apa? Perlihatkan dong," ujar Fedhli Faisal, kuasa hukum Wardatina Mawa, pada 9 Januari 2026.

Fedhli menilai klaim pernikahan siri tidak bisa serta-merta dijadikan alasan untuk menepis dugaan perzinaan. Ia mengingatkan agar status nikah siri tidak digunakan sebagai tameng hukum tanpa pembuktian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Jangan gunakan pernikahan siri sebagai tameng karena ada laporan perzinaan. Tidak bisa pernikahan siri digunakan untuk membenarkan perzinaan," tuturnya lagi.

MENARIK JUGA DIBACA!

Wardatina Mawa Buka Peluang Damai, Ajukan Syarat Ini ke Insanul Fahmi dan Inara Rusli

Sebelumnya, Insanul Fahmi mengaku telah menikah siri dengan Inara Rusli. Pengakuan tersebut disampaikan Insan saat menjadi bintang tamu dalam podcast YouTube milik Richard Lee pada 26 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Insan menyebut pernikahan siri tersebut berlangsung pada 7 Agustus 2025 dan hanya dihadiri oleh keluarga dari pihak Inara. Ia juga sempat menunjukkan surat keterangan pernikahan siri serta foto prosesi ijab kabul sebagai bentuk klaim bukti kepada Richard Lee.

Namun, persoalan menjadi rumit karena laporan Wardatina Mawa turut menyertakan rekaman CCTV. Video tersebut diketahui terekam pada 8 Agustus 2025, atau sehari setelah tanggal pernikahan siri yang diklaim oleh Insanul Fahmi.

Perbedaan waktu inilah yang kini menjadi sorotan utama dan dipertanyakan oleh pihak Wardatina Mawa. Fedhli menegaskan bahwa kronologi kejadian perlu diuji secara objektif untuk memastikan kebenaran klaim tersebut.

"Inilah yang harus diuji. Apakah pernikahan siri ini terjadi sebelum dugaan perzinaan terjadi atau justru sesudah?" ungkap Fedhli menambahkan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement