Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Full Video Mahasiswa KKN 13 Menit di Lombok Timur, Publik Diingatkan Waspada Link Berbahaya

Full Video Mahasiswa KKN 13 Menit di Lombok Timur, Publik Diingatkan Waspada Link Berbahaya
Full Video Mahasiswa KKN 13 Menit di Lombok Timur, Publik Diingatkan Waspada Link Berbahaya

PEWARTA.CO.ID — Media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya video yang disebut-sebut melibatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik itu menyebar luas dan memicu perbincangan hangat di berbagai platform digital.

Sejumlah akun menyebut video tersebut menampilkan adegan tak pantas yang diduga diperankan oleh dua mahasiswa yang tengah menjalankan program KKN. Isu ini dengan cepat menyedot perhatian publik, bahkan memicu pencarian besar-besaran terhadap tautan video yang diklaim sebagai versi lengkapnya.

Informasi yang beredar menyebutkan, video tersebut diduga direkam di sebuah rumah di wilayah desa di Kecamatan Lenek. Dalam potongan video yang tersebar, tampak sepasang muda-mudi berada di dalam kamar.

Keduanya terlihat berada di atas tempat tidur dengan seprai bermotif bunga dan bantal guling berwarna merah. Perempuan dalam video tampak mengenakan kaus lengan pendek berwarna krem, berkacamata, serta celana jins. Sementara pria yang bersamanya mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek hitam.

MASIH TERKAIT!

Viral Video 13 Menit Diduga Libatkan Mahasiswa KKN di Lombok Timur

Pada bagian awal rekaman, perempuan tersebut terlihat meminum sesuatu dari botol kecil sebelum kemudian muncul adegan dewasa yang membuat video tersebut menjadi perbincangan luas.

Kepala desa buka suara

Terkait kabar yang beredar, seorang kepala desa di wilayah Lenek membenarkan bahwa sebelumnya memang terdapat mahasiswa KKN yang bertugas di desanya. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih jauh mengenai keterkaitan mereka dengan video viral tersebut.

"Memang kemarin ada mahasiswa KKN dari salah satu perguruan tinggi di Lotim sedangkan kalau dari luar Lotim belum ada," katanya dengan singkat, dikutip dari Antara.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci kebenaran isi video maupun identitas pihak-pihak yang terlibat.

RELEVAN DIBACA!

Link Video Mahasiswa KKN Lombok Timur Durasi 13 Menit 17 Detik Ramai Diburu Netizen

Identitas diburu, privasi terancam

Seiring viralnya video tersebut, sejumlah warganet mulai menelusuri identitas pasangan yang ada dalam rekaman. Nama, asal kampus, hingga akun media sosial yang diduga berkaitan pun ramai dibagikan.

Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya arus informasi menyebar di era digital. Namun di sisi lain, tindakan memburu dan menyebarluaskan data pribadi berpotensi melanggar privasi serta menimbulkan dampak sosial yang serius bagi pihak yang belum tentu terkonfirmasi kebenarannya.

Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menunggu klarifikasi resmi menjadi langkah bijak agar persoalan tidak semakin meluas dan merugikan banyak pihak.

MENARIK JUGA DIBACA!

Video Mahasiswa KKN Berdurasi 13 Menit Hebohkan Lombok, Unram Pastikan Bukan Mahasiswanya

Marak link palsu, waspadai kejahatan siber

Bersamaan dengan viralnya isu tersebut, beredar pula berbagai tautan yang diklaim berisi video lengkap berdurasi 13 menit 17 detik. Publik diminta lebih berhati-hati dan tidak sembarangan mengakses link yang sumbernya tidak jelas.

Bukan tidak mungkin tautan tersebut merupakan modus penipuan yang memanfaatkan rasa penasaran masyarakat. Praktik kejahatan digital seperti phishing kian marak dan dapat mengakibatkan pencurian data pribadi.

MUNGKIN ANDA CARI!

Cek Fakta Video Viral Mahasiswi KKN Unram 13 Menit 17 Detik, Asli atau Hoaks?

Modus yang digunakan beragam, mulai dari meminta pengguna memasukkan ulang informasi login hingga mengarahkan korban ke situs palsu yang menyerupai platform resmi. Dalam banyak kasus, korban baru menyadari setelah akun mereka diretas atau data penting disalahgunakan.

Karena itu, pengguna internet disarankan selalu memeriksa alamat situs secara cermat, tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta mengaktifkan fitur keamanan tambahan pada akun media sosial masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, kewaspadaan dan literasi digital tetap menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam pusaran hoaks maupun kejahatan siber.

JANGAN LEWATKAN!

Full Link Video KKN Viral Lombok 13 Menit Bikin Heboh, Ini Risiko Hukum bagi Penyebarnya

Advertisement
Advertisement
Advertisement