Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, jadi OTT ke-10 di Tahun 2026

Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, jadi OTT ke-10 di Tahun 2026
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Ditangkap KPK, jadi OTT ke-10 di Tahun 2026.

PEWARTA.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026).

Dalam operasi tersebut, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo diamankan oleh tim penyidik.

Penangkapan ini menandai OTT ke-10 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen lembaga antirasuah dalam menindak praktik korupsi, termasuk yang melibatkan pejabat daerah.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya penangkapan tersebut saat dikonfirmasi dari Jakarta. Ia menyebut, pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Sesuai ketentuan hukum yang berlaku, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

MASIH TERKAIT!

Breaking News! KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kronologi penangkapan Bupati Gatut Sunu Wibowo

Operasi tangkap tangan di Tulungagung ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPK dalam membersihkan praktik korupsi di lingkungan birokrasi.

Penangkapan Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa lembaga tersebut tidak memberikan ruang toleransi bagi penyalahgunaan jabatan.

Saat ini, penyidik tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa pihak-pihak yang diamankan serta mengumpulkan bukti awal. Penentuan status hukum akan bergantung pada hasil pemeriksaan tersebut.

Publik diminta menunggu pengumuman resmi dari KPK terkait konstruksi perkara dan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Transparansi proses hukum diharapkan tetap terjaga dalam penanganan kasus ini.

Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi para kepala daerah untuk menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab. Penindakan tegas diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

RELEVAN DIBACA!

Daftar Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK Usai OTT, Bupati Gatut Sunu Ikut Diamankan

Rentetan OTT KPK di tahun 2026

Penangkapan Bupati Tulungagung menambah panjang daftar OTT KPK sepanjang 2026 yang menyasar berbagai sektor. Sebelumnya, pada 9-10 Januari 2026, KPK mengamankan delapan orang dalam kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.

Selanjutnya, pada 19 Januari 2026, Wali Kota Madiun Maidi ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait proyek dan dana CSR. Di hari yang sama, Bupati Pati Sudewo juga diamankan atas dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.

OTT kemudian berlanjut pada 4 Februari 2026 di KPP Madya Banjarmasin terkait dugaan restitusi pajak. Dalam perkembangan lain, KPK juga menangani kasus importasi barang KW yang melibatkan mantan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

MENARIK JUGA DIBACA!

Profil Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK dan Daftar Harta Kekayaannya

Pada 5 Februari 2026, KPK mengungkap dugaan korupsi sengketa lahan di Pengadilan Negeri Depok dengan menetapkan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan sebagai tersangka.

Memasuki bulan Ramadhan, penindakan KPK terus berlanjut. Pada 3 Maret 2026, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka terkait pengadaan jasa outsourcing. Kemudian, pada 10 Maret 2026, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek.

Terakhir, pada 13 Maret 2026, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diamankan dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lain yang berkaitan dengan jabatannya.

Rangkaian OTT tersebut menunjukkan intensitas penindakan yang terus dilakukan KPK sepanjang tahun ini, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap praktik korupsi di berbagai lini pemerintahan semakin diperketat.

Advertisement
Advertisement
Advertisement