Difitnah Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi, Kubu JK Laporkan Rismon dan 4 Akun YouTube ke Bareskrim
![]() |
| Difitnah Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi, Kubu JK Laporkan Rismon dan 4 Akun YouTube ke Bareskrim |
PEWARTA.CO.ID — Kuasa hukum Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu, resmi melaporkan Rismon Sianipar bersama empat akun YouTube ke Bareskrim Polri.
Laporan tersebut dilayangkan setelah nama JK disebut-sebut terlibat dalam isu pendanaan dugaan ijazah palsu Jokowi.
Abdul menyatakan pihaknya turut membawa sejumlah barang bukti dalam laporan tersebut. Bukti yang diserahkan berupa rekaman video yang dianggap memuat tuduhan terhadap kliennya.
"(Barang bukti yang dibawa) Totalnya ada sekitar tiga. Iya, tiga video," kata Abdul kepada wartawan di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).
Meski demikian, ia tidak membeberkan secara rinci isi dari video yang dijadikan sebagai alat bukti tersebut.
RELEVAN DIBACA!
Kubu Rismon Tegaskan Isu Libatkan JK di Kasus Ijazah Jokowi Cuma Hoaks Rekayasa AI
Tuduhan dana Rp5 miliar jadi pemicu laporan
Abdul mengungkapkan, laporan ini berawal dari pernyataan Rismon yang menyebut adanya tokoh elite politik yang mendukung isu ijazah palsu Jokowi. Dalam pernyataannya, Rismon bahkan mengklaim menyaksikan langsung penyerahan uang dalam jumlah besar.
"Itulah kenapa laporan ini kita buat sebagai langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi dia," ujar dia.
Dalam tudingan tersebut, disebutkan adanya aliran dana sebesar Rp5 miliar dari JK kepada pihak tertentu, termasuk Roy Suryo dan kelompoknya. Pernyataan inilah yang dinilai kubu JK sebagai fitnah serius yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
Empat akun YouTube ikut dilaporkan
Selain Rismon, empat akun YouTube juga ikut dilaporkan ke pihak kepolisian. Keempat akun tersebut adalah Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV, dan YouTuber Nusantara.
Menurut Abdul, beberapa konten dari akun-akun tersebut dinilai menyebarkan narasi yang merugikan JK. Salah satunya adalah konten dari Ruang Konsensus yang dinilai menyudutkan secara personal dan politik.
"Ada kalimat yang menuduh Pak JK pecundang begitu yang kalau kita tarik, sehingga gerakan beliau mengarah kepada inkonstitusional. Inikan berita hoaks, berita bohong yang perlu juga diuji," ujar dia.
Tak hanya itu, akun Mosato TV juga disorot karena memuat tudingan serius terkait dugaan makar terhadap pemerintahan saat ini.
"Ada kalimat dia yang sangat fatal menurut kami karena ada pernyataan 'Indikasi kemunafikan, puji Prabowo tapi mau makar'. Inikan pertanyaan yang sudah telak," ungkapnya.
MASIH TERKAIT!
Dugaan afiliasi dan motif politik
Abdul juga menyinggung kemungkinan adanya keterkaitan antara akun-akun YouTube tersebut dengan pihak tertentu. Ia menilai ada indikasi afiliasi yang patut ditelusuri lebih lanjut.
Salah satu yang disorot adalah akun YouTuber Nusantara yang diketahui sempat menggelar perayaan ulang tahun di Solo, Jawa Tengah.
"Ya nanti ditafsirkan sendirilah. Karena mereka ini juga kemarin baru merayakan satu tahun YouTuber Nusantara di Solo,"pungkasnya.
