Kuasa Hukum Rismon Buka Suara Usai JK Ancam Lapor Bareskrim
![]() |
| Jusuf Kalla (JK) disebut akan melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri karena tak terima namanya diduga dilibatkan dalam polemik ijazah Jokowi. |
PEWARTA.CO.ID — Rencana Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), untuk melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri menuai respons dari pihak kuasa hukum.
Jahmada Girsang selaku pengacara Rismon menilai proses pelaporan tersebut tidak bisa dilakukan secara instan dan harus melalui tahapan verifikasi awal.
Menurut Jahmada, setiap laporan yang masuk ke kepolisian, khususnya melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), akan terlebih dahulu diperiksa kelengkapan bukti awalnya sebelum dapat diproses lebih lanjut.
"Saya pikir biarkan saja dulu, kan tidak segampang itu membuat laporan. Nanti di SPKT diuji dulu bukti-bukti awal yang disodorkan," kata Jahmada kepada wartawan, Senin (6/4/2026).
MASIH TERKAIT!
Difitnah Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi, Kubu JK Laporkan Rismon dan 4 Akun YouTube ke Bareskrim
Bantahan soal keterlibatan Jusuf Kalla
Dalam kesempatan tersebut, Jahmada juga menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla dalam polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Ia membantah keras tudingan yang menyebut Rismon menuding JK sebagai pihak yang berada di balik pendanaan isu tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar luas di publik tidak memiliki dasar yang jelas.
"Rismon tidak pernah menyebut nama Pak JK (Jusuf Kalla)," ujarnya.
Lebih lanjut, Jahmada menyebut bahwa narasi yang berkembang merupakan hasil manipulasi teknologi, bukan pernyataan asli dari kliennya.
"Semua yang beredar itu hoaks. AI," tegasnya.
RELEVAN DIBACA!
Kubu Rismon Tegaskan Isu Libatkan JK di Kasus Ijazah Jokowi Cuma Hoaks Rekayasa AI
JK tempuh jalur hukum
Sebelumnya, Jusuf Kalla menyampaikan rencananya untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.
Ia merasa dirugikan oleh tuduhan yang beredar, yang menyebut dirinya terlibat dalam pendanaan untuk mempersoalkan ijazah Presiden Joko Widodo.
Isu tersebut menyebutkan bahwa JK diduga menggelontorkan dana hingga Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lain.
JK dengan tegas membantah kabar tersebut dan menyatakan tidak pernah terlibat dalam polemik yang dimaksud.
“Karena ini sudah tersebar, maka besok pengacara saya akan melaporkan Saudara Rismon ke Bareskrim untuk mencari kebenaran dan menetapkan bahwa apa yang dikatakan itu tidak benar,” kata JK dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta, Minggu (5/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terkait isu ijazah Presiden Jokowi, termasuk dalam hal pendanaan.
Kasus ini pun berpotensi berlanjut ke proses hukum apabila laporan resmi benar-benar diajukan ke Bareskrim Polri dan memenuhi unsur yang diperlukan.
