KCIC Targetkan Penumpang Whoosh Tembus 30 Ribu Orang per Hari pada 2028
![]() |
| KCIC Targetkan Penumpang Whoosh Tembus 30 Ribu Orang per Hari pada 2028 |
PEWARTA.CO.ID — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan jumlah pengguna Kereta Cepat Whoosh dapat mencapai sekitar 30 ribu penumpang setiap hari pada 2028. Target tersebut sesuai dengan proyeksi awal yang telah disusun perusahaan sejak layanan kereta cepat Jakarta–Bandung mulai beroperasi.
Saat ini, rata-rata jumlah penumpang harian Whoosh masih berada di kisaran 17 ribu hingga 18 ribu orang pada hari kerja. Sementara itu, pada akhir pekan, jumlah pengguna meningkat menjadi sekitar 18 ribu sampai 20 ribu penumpang per hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, perusahaan optimistis target tersebut dapat tercapai dalam dua tahun mendatang.
“Proyeksi kita waktunya, mudah-mudahan dua tahun ke depan sudah bisa mencapai 30 ribu penumpang per hari,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa saat ditemui di Stasiun KCIC Halim, Selasa (28/4/2026).
Aksesibilitas jadi tantangan utama
Eva menjelaskan, salah satu faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan jumlah penumpang adalah aksesibilitas menuju stasiun dan integrasi dengan moda transportasi lain. Menurutnya, kemudahan akses masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu terus dikembangkan agar masyarakat semakin tertarik menggunakan layanan kereta cepat.
KCIC saat ini masih menunggu realisasi pembangunan akses di Stasiun Padalarang dan Karawang. Kedua stasiun tersebut nantinya dirancang memiliki koneksi langsung menuju jalan tol sehingga perjalanan pengguna menuju stasiun menjadi lebih praktis dan efisien.
“Terkait target 30 ribu penumpang per hari, tentu yang utama adalah aksesibilitas. Di Stasiun Padalarang juga direncanakan ada pembangunan akses jalan, sehingga bisa langsung terhubung ke arah tol,” kata Eva.
Ia menilai peningkatan konektivitas antarmoda akan menjadi kunci penting dalam mendongkrak volume pengguna Whoosh dalam beberapa tahun ke depan.
Pertumbuhan penumpang ditarget naik 5 persen
KCIC mencatat pertumbuhan jumlah penumpang Whoosh setiap tahun berada di kisaran 5 persen. Peningkatan itu didorong oleh berbagai strategi promosi dan kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk agen perjalanan serta pengelola destinasi wisata.
“Untuk tahun 2026 ini, kita harapkan targetnya bisa naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2025,” ujarnya.
Selain memperluas kerja sama promosi, KCIC juga aktif menggelar berbagai program untuk menarik minat masyarakat menggunakan kereta cepat. Beberapa program tersebut di antaranya partisipasi dalam travel fair dengan berbagai promo tiket, program edutrip bagi pelajar dan akademisi, hingga layanan berlangganan untuk pengguna rutin.
Jumlah perjalanan terus bertambah
Sejak resmi beroperasi pada 2023, layanan Kereta Cepat Whoosh disebut telah melayani sekitar 15 juta penumpang. Angka tersebut terus meningkat seiring bertambahnya jumlah perjalanan dan membaiknya akses menuju stasiun.
Eva menjelaskan, pada awal pengoperasian Oktober 2023, Whoosh hanya melayani delapan perjalanan per hari. Namun seiring meningkatnya minat masyarakat, jumlah perjalanan terus ditambah menjadi 24 perjalanan hingga kini mencapai 52 perjalanan setiap harinya.
“Awalnya beroperasi hanya delapan perjalanan pada Oktober 2023, kemudian naik menjadi 24 perjalanan, hingga saat ini 52 perjalanan. Peningkatan jumlah perjalanan ini menjadi indikator meningkatnya volume penumpang,” pungkasnya.
