Chip AI5 Tesla Siap Masuk Produksi, Jadi Otak Baru Mobil Swakemudi dengan Teknologi 2 Nm
![]() |
| Chip AI5 Tesla Siap Masuk Produksi, Jadi Otak Baru Mobil Swakemudi dengan Teknologi 2 Nm |
PEWARTA.CO.ID — Tesla kembali memperlihatkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi kendaraan otonom. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut telah menuntaskan tahapan penting pengembangan chip kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru bernama AI5 yang kini bersiap memasuki proses produksi.
Chip anyar ini diproyeksikan menjadi fondasi utama peningkatan kemampuan sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan Full Self-Driving (FSD). Dengan performa komputasi yang lebih tinggi, AI5 diharapkan mampu memproses informasi dari kamera serta sensor kendaraan secara lebih cepat dan presisi.
Desain AI5 telah selesai dan memasuki tahap produksi
Tesla telah menyelesaikan proses tape-out untuk AI5, yakni tahap akhir dalam pengembangan desain chip sebelum memasuki proses manufaktur. Dalam industri semikonduktor, fase ini menandakan rancangan sirkuit telah memenuhi syarat untuk diproduksi di pabrik fabrikasi.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Tesla, Elon Musk, mengumumkan melalui platform X pada pertengahan April bahwa desain AI5 telah rampung. Saat itu Musk mengatakan, "Desain AI5 telah selesai."
Kini, Samsung turut mengonfirmasi bahwa tahapan tape-out dari sisi manufaktur juga telah dituntaskan. Berdasarkan proyeksi saat ini, produksi awal AI5 diperkirakan dimulai pada akhir 2026, sedangkan produksi massal diperkirakan baru mencapai kapasitas penuh paling cepat pada pertengahan 2027.
Diproduksi memakai proses fabrikasi 2 nanometer
Samsung mengungkapkan bahwa AI5 akan dibuat menggunakan teknologi manufaktur SF2T berbasis proses 2 nanometer (nm). Informasi tersebut sekaligus menepis dugaan sebelumnya yang menyebut Tesla kemungkinan masih akan memanfaatkan proses fabrikasi 3 nm untuk chip generasi terbaru.
Produksi AI5 akan dipusatkan di fasilitas Samsung di Taylor, Texas, Amerika Serikat. Pabrik tersebut memang dipersiapkan sebagai salah satu pusat produksi chip canggih bagi Tesla.
Selain memproduksi AI5, fasilitas itu juga disebut akan menjadi basis pengembangan chip AI6 yang diproyeksikan hadir sebagai generasi penerus dengan kemampuan komputasi yang lebih tinggi.
AI5 menjadi pusat pemrosesan mobil swakemudi Tesla
Dalam ekosistem kendaraan Tesla, AI5 berfungsi sebagai pusat pemrosesan data dari kamera dan berbagai sensor kendaraan. Chip ini menjadi komponen utama yang menjalankan fitur ADAS maupun Full Self-Driving.
Semakin besar kemampuan komputasi yang dimiliki, semakin cepat pula kendaraan mengenali kondisi di sekitarnya serta mengambil keputusan saat berada di jalan.
Pengembangan AI5 juga menjadi bagian dari upaya Tesla meningkatkan kemampuan perangkat keras setelah muncul berbagai sorotan terhadap keterbatasan generasi sebelumnya dalam mendukung pembaruan sistem Full Self-Driving.
Melalui platform komputasi yang lebih mutakhir, Tesla berharap kendaraan generasi mendatang memiliki kesiapan lebih baik untuk menghadapi perkembangan teknologi mengemudi otonom yang semakin kompleks.
Tesla perkuat pasokan chip untuk kendaraan masa depan
Di saat yang sama, Tesla juga terus memperkuat rantai pasok semikonduktornya dengan menggandeng dua produsen chip terbesar dunia, yakni Samsung dan TSMC.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan chip di tengah dinamika geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Taiwan, dan China, sekaligus meminimalkan risiko gangguan produksi.
Langkah tersebut dinilai penting karena kebutuhan semikonduktor pada kendaraan modern terus meningkat. Berbagai teknologi seperti kecerdasan buatan, sistem bantuan pengemudi, hingga fitur swakemudi membutuhkan kemampuan pemrosesan data dalam jumlah besar yang hanya dapat ditopang oleh chip berperforma tinggi.
*Artikel ini telah tayang di IDNHits.com, bagian dari Pewarta Network, dengan judul:
Chip AI5 Tesla Resmi Siap Diproduksi, Jadi Otak Baru Mobil Swakemudi Berteknologi AI
| 📡 LIVE