Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

BREAKING NEWS: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN ), Nanik S. Deyang membahas terkait laporan keuangan BGN Tahun Anggaran 2025, Jumat (17/7/2026).

Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi

Kebakaran permukiman ilegal Israel di Tepi Barat memicu evakuasi pemukim Yahudi. Sejumlah rumah terbakar, petugas selidiki penyebab kebakaran.

Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi

PEWARTA.CO.ID — Kebakaran besar melanda sejumlah wilayah di bagian utara Tepi Barat yang diduduki Israel pada Sabtu (19/7/2026). Peristiwa ini memaksa evakuasi permukiman ilegal Israel, menyebabkan sejumlah bangunan hangus terbakar, serta mengakibatkan dua petugas pemadam kebakaran mengalami luka saat melakukan penanganan.

Insiden bermula pada siang hari ketika api terdeteksi di kawasan sebelah barat Kota Nablus, Palestina, tepatnya di permukiman ilegal Kedumim. Kobaran api yang terus membesar membuat dua lingkungan di kawasan tersebut harus dikosongkan demi keselamatan warga.

Api meluas ke Havat Gilad

Setelah muncul di Kedumim, kebakaran kemudian menjalar ke permukiman ilegal Havat Gilad yang berada tidak jauh dari lokasi awal. Meluasnya api membuat otoritas setempat mengevakuasi para pemukim Yahudi dari kawasan tersebut.

Tim pemadam kebakaran dan penyelamat dari berbagai wilayah diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api. Dalam proses pemadaman, dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka.

Operasi penanganan kebakaran juga melibatkan dukungan udara berupa helikopter pengintai dan delapan pesawat pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Israel, sebanyak 13 rumah serta satu gudang kayu dilaporkan hancur akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, kepolisian menutup sejumlah akses jalan guna memastikan jalur darurat tetap dapat digunakan selama proses evakuasi dan pemadaman berlangsung.

"Beberapa orang dengan luka ringan dan satu orang dengan luka sedang telah dievakuasi untuk perawatan medis lanjutan di rumah sakit," lapor layanan tersebut kemudian pada malam hari, sebagaimana dilansir AFP.

Status permukiman ilegal

Havat Gilad merupakan pos terdepan yang didirikan pada 2002 dan kemudian memperoleh pengesahan secara retroaktif dari pemerintah Israel pada 2018.

Meski demikian, permukiman-permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki sejak 1967 tetap berstatus ilegal berdasarkan hukum internasional.

Dalam pernyataan bersama, kepolisian dan dinas pemadam kebakaran menyampaikan bahwa penyelidikan mengenai penyebab kebakaran telah dimulai.

Mereka juga memastikan petugas akan tetap berada di lokasi hingga seluruh titik api benar-benar padam.

Kebakaran juga terjadi di wilayah lain

Selain di sekitar Nablus, kebakaran hutan turut dilaporkan terjadi pada Sabtu sore di dekat komunitas pemukim ilegal di utara Shimshit dan Kfar Vradim, serta di kawasan Gunung Tabor.

Menjelang malam, Otoritas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menyatakan seluruh kebakaran yang terjadi pada hari itu akhirnya berhasil dikendalikan.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
  • Kebakaran Landa Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement