UPDATE! Polisi Kantongi Identitas Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Pelaku Masih Diburu
![]() |
| Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi. (Dok. Istimewa) |
PEWARTA.CO.ID — Polisi mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aparat menyatakan telah mengidentifikasi sosok yang diduga mengirim teror melalui pesan WhatsApp dan kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
DIBERITAKAN SEBELUMNYA!
Breaking News! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Ancaman Bom Lewat WhatsApp
Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, memastikan pihak kepolisian telah memperoleh identitas orang yang diduga bertanggung jawab atas ancaman bom tersebut.
"Dari identitasnya kita sudah kantongi," ujar Nurma kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Meski demikian, proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi berupaya menemukan keberadaan terduga pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi teror yang sempat menggegerkan lingkungan sekolah tersebut.
"Jadi kita sudah mencari, kemudian semuanya pasti kita tindak lanjuti. Untuk yang diduga pelaku peneror, tentu masih kami lakukan pengejaran," katanya.
MASIH TERKAIT!
Tim Gegana terus menyisir area sekolah
Sementara proses pengejaran berlangsung, Tim Gegana Brimob Polri tetap melakukan penyisiran di seluruh area SDN Srengseng Sawah 15. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bahan peledak maupun benda berbahaya yang dapat mengancam keselamatan.
"Tim Gegana sudah melakukan penyisiran selama lebih kurang dua jam di SD Negeri Srengseng Sawah 15. Saat ini penyisiran masih berlangsung. Kita tunggu saja informasi yang didapat, nanti pasti akan kami sampaikan," ujar Nurma.
Menurut Nurma, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh hingga ke setiap sudut sekolah sebagai bagian dari prosedur penanganan ancaman bom.
BACA JUGA!
Kronologi Ancaman Bom SDN Srengseng Sawah 15, Gegana Sisir 11 Titik di Area Sekolah
Belum ditemukan benda mencurigakan
Hingga proses penyisiran berlangsung, polisi belum menemukan adanya benda yang mengarah pada dugaan bahan peledak ataupun objek mencurigakan lainnya.
"Untuk sementara ini belum ada. Namun demikian, Tim Gegana masih bekerja. Kita tunggu saja hasil selanjutnya. Mudah-mudahan tidak ada hal yang tidak diinginkan," ucapnya.
Sebelumnya, ancaman bom diketahui bermula dari pesan WhatsApp yang diterima oleh seorang guru serta staf tata usaha SDN Srengseng Sawah 15. Dalam pesan tersebut, pelaku mengaku telah menempatkan bom di 11 titik di kawasan sekolah dan menyebut ledakan akan terjadi dalam hitungan menit.
BACA JUGA!
Gegana Sterilisasi SDN Srengseng Sawah 15 Selama Dua Jam, Petugas Pastikan Belum Ada Bom Ditemukan
| 📡 LIVE