Tesla Pimpin Penyerapan Awal Subsidi Mobil Listrik Baru di Jerman, Lampaui Skoda dan Renault
![]() |
| Tesla Pimpin Penyerapan Awal Subsidi Mobil Listrik Baru di Jerman, Lampaui Skoda dan Renault |
PEWARTA.CO.ID — Tesla menjadi merek dengan jumlah persetujuan terbanyak dalam tahap awal program subsidi mobil listrik terbaru di Jerman. Data sementara pemerintah menunjukkan produsen asal Amerika Serikat tersebut berada di posisi teratas sejak skema bantuan mulai dibuka untuk masyarakat.
Berdasarkan data yang dirilis pemerintah Jerman, hingga 30 Juni 2026 dana sebesar 53,9 juta euro atau sekitar 61,7 juta dolar AS telah disalurkan dari program yang memiliki total anggaran mencapai 3 miliar euro.
Informasi tersebut disampaikan Kementerian Lingkungan Hidup Jerman sebagai jawaban atas pertanyaan yang diajukan Partai Hijau terkait perkembangan pelaksanaan subsidi kendaraan listrik.
Tesla unggul dalam persetujuan subsidi
Kementerian menjelaskan bahwa angka tersebut berasal dari pengajuan yang telah disetujui sejak portal pendaftaran daring dibuka pada 19 Mei. Karena program baru berjalan dalam waktu singkat, data yang tersedia masih menggambarkan kondisi awal pelaksanaannya.
Dilihat berdasarkan merek kendaraan, Tesla mencatat 2.086 unit yang telah memperoleh persetujuan subsidi. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan produsen lain.
Di bawah Tesla terdapat Skoda dengan 1.197 kendaraan yang disetujui, sementara Renault berada di urutan berikutnya dengan total 784 kendaraan.
Volkswagen Group memimpin berdasarkan perusahaan induk
Apabila dihitung berdasarkan kelompok perusahaan otomotif, Volkswagen Group menjadi pemimpin dengan total 2.720 kendaraan yang berasal dari berbagai merek di bawah naungannya, yaitu Audi, Cupra/Seat, Porsche, Skoda, dan Volkswagen.
Posisi kedua ditempati Stellantis yang mengumpulkan 2.278 kendaraan melalui merek Citroën, DS, Fiat, Jeep, Leapmotor, Opel, dan Peugeot.
Sementara itu, Tesla berada di urutan ketiga dalam kategori perusahaan induk dengan total 2.086 kendaraan yang telah mendapatkan persetujuan subsidi.
Pemerintah belum menarik kesimpulan akhir
Kementerian Lingkungan Hidup Jerman menegaskan bahwa hasil sementara tersebut belum bisa dijadikan gambaran akhir mengenai pola penyaluran subsidi.
Selain karena periode pelaksanaannya masih sangat singkat, pasar kendaraan listrik juga terus berubah seiring peluncuran berbagai model baru. Kondisi tersebut dinilai belum memungkinkan untuk menarik kesimpulan mengenai tren penyaluran subsidi hingga program berakhir.
Program subsidi hingga 6.000 euro per kendaraan
Program subsidi kendaraan listrik ini diperkenalkan oleh pemerintahan koalisi yang dipimpin Partai Konservatif di Jerman. Bantuan diberikan untuk pembelian maupun penyewaan (leasing) mobil listrik, sejumlah kendaraan plug-in hybrid, serta kendaraan listrik yang menggunakan range extender.
Agar memenuhi syarat, kendaraan harus merupakan unit baru yang didaftarkan mulai 1 Januari 2026.
Besaran bantuan disesuaikan dengan jenis kendaraan, tingkat pendapatan rumah tangga, serta jumlah anggota keluarga. Nilai subsidi yang diberikan dapat mencapai 6.000 euro untuk setiap kendaraan.
Melalui program tersebut, pemerintah Jerman menargetkan dapat mendukung pembelian hingga 800.000 kendaraan selama masa pelaksanaannya.
| 📡 LIVE