Transaksi Kopdes Merah Putih Capai Rp56,85 Miliar, Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris
![]() |
| Transaksi Kopdes Merah Putih Capai Rp56,85 Miliar, Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris |
PEWARTA.CO.ID — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mencatat nilai transaksi yang terus bertambah sepanjang 2026. Hingga Minggu (19/7/2026) pagi, total transaksi Kopdes Merah Putih yang dibukukan telah mencapai Rp56,85 miliar dengan puluhan ribu transaksi yang terjadi di berbagai daerah.
Data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang diakses di Jakarta pada Minggu (19/7/2026) pukul 10.30 WIB menunjukkan terdapat 54.473 transaksi dengan total nilai mencapai Rp56.855.883.577.
Pupuk mendominasi nilai transaksi
Berdasarkan data tersebut, pupuk menjadi komoditas dengan nilai transaksi paling besar di Kopdes Merah Putih.
Posisi pertama ditempati Pupuk NPK Phonska yang membukukan nilai transaksi sekitar Rp15,09 miliar dengan volume transaksi mencapai 8,17 juta.
Di urutan berikutnya terdapat Pupuk Urea N 46 persen yang mencatat transaksi senilai Rp11,27 miliar dari volume transaksi sebesar 6,20 juta.
Sementara itu, kategori barang lainnya berada di posisi ketiga dengan nilai transaksi mencapai Rp7,97 miliar dan volume transaksi sekitar 530,9 ribu.
Kebutuhan pokok juga banyak dibeli masyarakat
Selain pupuk, berbagai kebutuhan pokok dan barang bersubsidi turut menjadi produk yang paling banyak diperdagangkan melalui KDKMP.
Minyak goreng Bimoli kemasan 2 liter mencatat nilai transaksi sebesar Rp3,62 miliar. Berikutnya, beras medium SPHP kemasan 5 kilogram menghasilkan transaksi senilai Rp2,51 miliar.
Produk beras juga mencatat transaksi sebesar Rp1,14 miliar. Selanjutnya terdapat minyak goreng Sunco kemasan 2 liter dengan nilai Rp517 juta.
Adapun LPG 3 kilogram membukukan transaksi Rp489 juta, disusul gula kemasan 1 kilogram sebesar Rp284,78 juta serta rokok Filter Surya Merah yang mencatat nilai transaksi Rp273,3 juta.
Pemerintah siapkan aturan distribusi barang subsidi
Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan pemerintah akan semakin memperkuat fungsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat distribusi berbagai barang bersubsidi bagi masyarakat.
Menurut Ferry, rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan bahwa penyaluran sejumlah barang subsidi, seperti LPG 3 kilogram, pupuk, minyak goreng, hingga beras, nantinya dilakukan melalui KDKMP.
"Insyaallah dalam waktu dekat akan dikeluarkan Peraturan Presiden untuk mengatur distribusi barang-barang bersubsidi," kata Ferry.
Puluhan ribu koperasi telah terbentuk
Data Simkopdes juga menunjukkan perkembangan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus berjalan.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 83.381 koperasi telah terbentuk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60.785 koperasi sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).
Di sisi lain, pembangunan gerai fisik KDKMP juga terus berlangsung. Dari total 38.052 lahan yang diajukan, sebanyak 35.857 lokasi telah dinyatakan terverifikasi.
Rinciannya, sebanyak 471 lokasi telah lolos verifikasi tetapi belum memulai pembangunan. Kemudian 18.637 lokasi masih berada dalam tahap pembangunan, sedangkan 16.749 gerai lainnya telah mencapai progres pembangunan 100 persen.
*Artikel ini telah tayang di TAJAM.net, bagian dari Pewarta Network, dengan judul:
Transaksi Kopdes Merah Putih Tembus Rp56,85 Miliar, Pupuk hingga Beras Jadi Produk Paling Laris
| 📡 LIVE