5 HP dengan Fitur AI untuk Edit Foto Tanpa Aplikasi Tambahan Terbaru 2026, Mana yang Hasilnya Paling Baik?
![]() |
| Ilustrasi HP dengan fitur AI untuk edit foto tanpa aplikasi tambahan alias memanfaatkan fitur bawaan. (Dok. Pewarta.co.id) |
PEWARTA.CO.ID — HP dengan fitur AI editing foto semakin menarik perhatian pada 2026 karena memungkinkan pengguna memperbaiki gambar langsung dari aplikasi bawaan, tanpa harus mengunduh editor foto tambahan. Mulai dari menghapus orang yang mengganggu di latar belakang, memperluas komposisi foto, hingga mengubah suasana gambar melalui perintah teks, berbagai fungsi tersebut kini tersedia pada sejumlah smartphone modern.
Kemampuan setiap ponsel tetap berbeda. Ada yang unggul dalam pengeditan berbasis perintah bahasa sehari-hari, ada yang menawarkan alat penghapus objek lebih praktis, sementara perangkat lain lebih menonjol dalam pengolahan potret dan lanskap.
Bagi pengguna yang mencari HP AI untuk edit foto, pilihan berikut mencakup Samsung Galaxy S26 Ultra, Google Pixel 11 Pro, vivo X300 Pro, Xiaomi 17 Ultra, dan OPPO Find X9 Pro.
Penilaian dalam artikel ini didasarkan pada kelengkapan fitur yang diumumkan produsen, bukan pengujian langsung terhadap hasil edit kelima ponsel menggunakan foto yang sama. Dengan demikian, penentuan pilihan terbaik mengacu pada fungsi, kemudahan penggunaan, serta kebutuhan pengeditan yang dapat dipenuhi.
BACA JUGA!
Aplikasi AI untuk Merangkum Rapat dan Membuat Notulen, Ini 5 Rekomendasi yang Layak Dicoba
Apa yang membuat fitur AI editing foto layak dipertimbangkan?
Fitur AI editing foto bekerja dengan menganalisis isi gambar untuk membantu melakukan perubahan tertentu secara otomatis. Pengguna tidak perlu selalu memilih setiap parameter secara manual seperti ketika mengatur warna, pencahayaan, atau ketajaman foto menggunakan editor konvensional.
Setidaknya ada empat kemampuan yang patut diperhatikan ketika memilih smartphone untuk kebutuhan tersebut.
Pertama, kemampuan menghapus objek yang tidak diinginkan, seperti orang yang melintas, sampah, atau benda yang mengganggu komposisi.
Kedua, kemampuan mengisi atau memperluas latar belakang dengan bantuan AI sehingga foto yang terlalu sempit dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Ketiga, kemampuan memperbaiki kualitas visual, termasuk pencahayaan, detail, pantulan, dan tampilan potret.
Keempat, kemudahan pengoperasian, terutama jika pengguna dapat menyampaikan perubahan melalui perintah teks atau suara tanpa harus menguasai teknik penyuntingan foto.
Perlu dibedakan pula antara AI kamera dan AI editing. AI kamera mengoptimalkan gambar ketika foto diambil, sedangkan AI editing memungkinkan pengguna mengubah foto yang sudah tersimpan.
Daftar HP dengan fitur AI untuk edit foto tanpa aplikasi tambahan
1. Samsung Galaxy S26 Ultra
Samsung Galaxy S26 Ultra layak menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan fitur AI editing foto dengan kemampuan perubahan gambar yang luas.
Ponsel ini membawa Photo Assist dalam ekosistem Galaxy AI, yang terintegrasi dengan aplikasi Gallery. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengubah foto melalui perintah teks, termasuk menggunakan bahasa Indonesia, sesuai dukungan fitur pada perangkat dan perangkat lunaknya.
Melalui Photo Assist, pengguna dapat memindahkan, mengubah ukuran, atau menghapus objek, sekaligus mengisi bagian latar yang kosong menggunakan bantuan AI generatif. Pengguna juga bisa memberikan instruksi untuk menambahkan elemen atau mengubah suasana visual sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh, foto saat berwisata yang terganggu oleh orang di belakang subjek dapat diperbaiki tanpa harus berpindah ke aplikasi penyuntingan pihak ketiga. Pengguna cukup membuka foto di Gallery, masuk ke Photo Assist, lalu menentukan perubahan yang diinginkan.
Fitur Keep Editing juga mendukung penyempurnaan lanjutan dengan menambahkan elemen dari foto lain yang tersimpan di Gallery.
Kelebihan utamanya terletak pada kelengkapan fitur dan fleksibilitas pengeditan. Namun, hasil AI generatif tetap perlu diperiksa karena tekstur, objek, atau pola latar tertentu bisa berubah dan tidak selalu menyerupai kondisi aslinya.
Paling cocok untuk: pengguna yang sering mengedit foto perjalanan, foto produk, konten media sosial, dan gambar yang membutuhkan perubahan objek atau latar belakang.
2. Google Pixel 11 Pro
Google Pixel 11 Pro merupakan alternatif menarik bagi pengguna yang mengutamakan pemrosesan gambar berbasis AI dan pengalaman fotografi yang terintegrasi dengan layanan Google.
Perangkat ini diperkenalkan pada Agustus 2026 dengan chip Google Tensor G6 dan peningkatan kemampuan kamera. Salah satu fitur barunya adalah Magic Capture, yang membantu menangkap momen cepat dan, jika diaktifkan, menerapkan penyuntingan ringan seperti meluruskan gambar, memotong komposisi, atau memperbaiki foto yang kurang tajam.
Untuk penyuntingan setelah pengambilan gambar, Google Photos menyediakan berbagai alat pengeditan, termasuk Magic Editor pada perangkat yang mendukungnya. Pengguna dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk melakukan perubahan pada objek dan komposisi gambar melalui antarmuka yang relatif mudah dipahami.
Meski demikian, fitur pengeditan berbasis percakapan melalui Ask Photos tidak tersedia secara merata di semua negara. Dukungan fitur juga dapat bergantung pada koneksi internet, akun, dan kelayakan perangkat.
Ada satu pertimbangan penting bagi pembeli di Indonesia: Google Pixel 11 Pro belum dipasarkan secara resmi melalui jalur penjualan Google di Indonesia. Ketersediaan garansi, layanan perbaikan, serta dukungan regional perlu diperiksa apabila memilih unit impor.
Paling cocok untuk: pengguna yang menyukai pemrosesan foto berbasis AI dalam ekosistem Google dan bersedia mempertimbangkan keterbatasan distribusi resmi di Indonesia.
3. vivo X300 Pro
vivo X300 Pro menarik bagi pengguna yang mengutamakan fotografi potret, pemandangan, dan momen bergerak, sekaligus membutuhkan alat penyuntingan praktis setelah foto diambil.
Salah satu fitur utamanya adalah AI Image Studio, yang menyediakan sarana penyuntingan kreatif berbasis kecerdasan buatan. Perangkat ini juga mencantumkan Live Photo AI Erase, AI Landscape Master, dan AI Collage Reframe sebagai bagian dari kemampuan pengolahan gambar.
AI Erase dapat membantu menghilangkan gangguan pada foto, sedangkan AI Landscape Master mendukung penyempurnaan tampilan lanskap. AI Collage Reframe menawarkan pendekatan kreatif untuk mengolah kembali komposisi gambar.
Untuk pengguna yang gemar memotret pemandangan atau membuat konten perjalanan, kombinasi tersebut cukup relevan karena pengeditan bisa dilakukan langsung dari perangkat.
vivo X300 Pro juga dibekali kamera telefoto ZEISS APO 200 MP. Resolusi tinggi dan kemampuan optik tersebut menjadi pendukung saat mengambil foto dari jarak jauh, meskipun jumlah megapiksel saja tidak menentukan kualitas akhir gambar.
Perlu dipahami bahwa fitur penyuntingan AI berbeda dari hasil pemotretan kamera. Foto yang tajam dan memiliki pencahayaan baik tetap menjadi modal penting agar pengeditan lanjutan terlihat meyakinkan.
Paling cocok untuk: pencinta fotografi potret, pemandangan, dan pengguna yang ingin menggabungkan kualitas pengambilan gambar dengan penyuntingan AI praktis.
4. Xiaomi 17 Ultra
Xiaomi 17 Ultra menawarkan pendekatan fotografi yang berfokus pada detail gambar, kemampuan optik, dan dukungan fitur AI dalam ekosistem Xiaomi HyperAI.
Salah satu fitur yang perlu diperhatikan adalah AI Creativity Assistant melalui aplikasi Gallery Editor. Ekosistem Xiaomi HyperAI juga menyediakan kemampuan penyuntingan seperti peningkatan kualitas gambar, penghilangan objek yang tidak diinginkan, penghapusan pantulan, serta perluasan gambar pada perangkat dan versi perangkat lunak yang mendukungnya.
Kemampuan menghapus pantulan bisa berguna ketika pengguna memotret melalui kaca, misalnya saat berada di gedung bertingkat, kendaraan, atau ruang pamer. Sementara itu, fitur perluasan gambar dapat membantu menyesuaikan komposisi ketika ruang di sekitar subjek terasa terlalu sempit.
Di sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra memiliki kamera utama Leica dengan sensor berukuran 1 inci dan kamera telefoto 200 MP. Kombinasi ini mendukung kebutuhan fotografi yang menuntut detail dan fleksibilitas jarak pemotretan.
Namun, tidak semua kemampuan AI dijamin tersedia dengan cara yang sama di setiap wilayah. Sebagian fungsi memerlukan koneksi internet, serta dapat bergantung pada versi sistem operasi dan aplikasi Gallery Editor.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya memastikan fitur yang benar-benar tersedia pada unit yang dipasarkan di Indonesia, bukan hanya mengacu pada demonstrasi fitur di pasar lain.
Paling cocok untuk: pengguna yang sering memotret lanskap, bangunan, perjalanan, atau objek di balik kaca dan membutuhkan alat koreksi gambar langsung dari ponsel.
5. OPPO Find X9 Pro
OPPO Find X9 Pro patut dipertimbangkan oleh pengguna yang ingin menggabungkan fotografi mobile dengan penyuntingan praktis untuk menghasilkan konten siap dibagikan.
Perangkat ini membawa AI Editor 2.0, yang diperkenalkan OPPO sebagai alat untuk membantu menyempurnakan foto menggunakan kecerdasan buatan. Pengguna dapat memanfaatkan pemrosesan tersebut untuk meningkatkan tampilan gambar tanpa harus mengandalkan aplikasi penyuntingan pihak ketiga.
Ekosistem AI OPPO juga mencakup fungsi penyuntingan untuk memperbaiki pencahayaan, menghilangkan gangguan, dan menyempurnakan ekspresi pada foto. Ketersediaan fungsi spesifiknya tetap bergantung pada model perangkat, wilayah, serta versi perangkat lunak.
Dari sisi pengambilan gambar, Find X9 Pro dibekali kamera telefoto Hasselblad 200 MP. Kemampuan kamera tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan detail tinggi, terutama untuk potret dan objek dari jarak tertentu.
Meski demikian, kamera dengan spesifikasi tinggi tidak otomatis menjadikan hasil pengeditan AI sebagai yang terbaik. Kemudahan alat, ketepatan penghapusan objek, konsistensi warna, dan kemampuan mempertahankan detail asli tetap perlu diperhitungkan.
Dibandingkan ponsel yang memiliki editor generatif berbasis instruksi teks secara lebih luas, daya tarik Find X9 Pro berada pada perpaduan kemampuan kamera dan alat penyempurnaan gambar yang terintegrasi.
Paling cocok untuk: kreator konten, pencinta fotografi potret, dan pengguna yang ingin mengambil sekaligus menyempurnakan foto melalui satu perangkat.
Perbandingan fitur AI editing foto pada lima HP
Tabel berikut merangkum keunggulan utama masing-masing perangkat berdasarkan fitur yang diumumkan produsen.
| HP | Kemampuan utama | Paling sesuai untuk |
|---|---|---|
| Samsung Galaxy S26 Ultra | Photo Assist, edit berbasis teks, penghapusan dan pemindahan objek, pengisian latar | Edit generatif serbaguna |
| Google Pixel 11 Pro | Google Photos, Magic Editor pada perangkat yang mendukung, Magic Capture | Pengguna ekosistem Google |
| vivo X300 Pro | AI Image Studio, AI Erase, AI Landscape Master | Potret dan lanskap |
| Xiaomi 17 Ultra | AI Creativity Assistant dan kemampuan koreksi gambar berbasis AI yang didukung perangkat | Foto perjalanan dan penghapusan pantulan |
| OPPO Find X9 Pro | AI Editor 2.0 dan penyempurnaan foto berbasis AI | Fotografi mobile dan konten media sosial |
Perbandingan ini tidak menunjukkan bahwa satu ponsel selalu menghasilkan foto terbaik dalam setiap situasi. Hasil pengeditan dapat berbeda berdasarkan kondisi gambar awal, kompleksitas objek, versi perangkat lunak, serta fungsi AI yang digunakan.
Mana yang hasilnya paling baik untuk edit foto?
Berdasarkan kelengkapan fungsi pengeditan yang diumumkan produsen, Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan paling fleksibel secara keseluruhan di antara lima perangkat tersebut.
Alasannya, Photo Assist tidak terbatas pada perbaikan sederhana. Pengguna dapat menghapus, memindahkan, atau mengubah ukuran objek, mengisi bagian gambar yang kosong, serta memberikan perintah teks dalam bahasa Indonesia untuk perubahan tertentu.
Untuk pengguna yang ingin memperbaiki foto dengan cepat, fleksibilitas ini lebih relevan dibandingkan sekadar mengandalkan jumlah megapiksel kamera.
Namun, pilihan terbaik tetap bergantung pada jenis foto yang paling sering diedit. vivo X300 Pro menarik bagi pengguna yang berfokus pada potret dan lanskap, sedangkan Xiaomi 17 Ultra layak dipertimbangkan untuk fotografi detail serta koreksi gambar. OPPO Find X9 Pro juga relevan bagi pengguna yang memprioritaskan fotografi dan penyempurnaan konten.
Google Pixel 11 Pro patut dilirik oleh pengguna yang mengutamakan ekosistem AI Google, tetapi status penjualan dan dukungan regional di Indonesia perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih HP AI untuk edit foto
Ada beberapa hal yang sebaiknya diperiksa agar fitur AI yang ditawarkan benar-benar bermanfaat dalam penggunaan sehari-hari.
Pertama, pastikan editor AI tersedia pada model dan varian yang hendak dibeli. Fitur unggulan sebuah seri belum tentu hadir secara identik pada semua model dalam seri tersebut.
Kedua, periksa kebutuhan koneksi internet. Sebagian fungsi AI generatif memerlukan pemrosesan berbasis cloud, sehingga pengguna mungkin membutuhkan koneksi stabil dan harus mengikuti ketentuan layanan yang berlaku.
Ketiga, perhatikan dukungan bahasa dan wilayah. Perintah teks atau suara tidak selalu mendukung bahasa Indonesia pada setiap perangkat dan setiap fitur.
Keempat, periksa hasil edit sebelum membagikannya. AI dapat menghasilkan pola latar yang tidak konsisten, mengubah detail kecil, atau membuat bagian gambar terlihat kurang alami, terutama ketika objek yang dihapus berukuran besar.
Terakhir, tetap simpan foto asli sebelum melakukan perubahan. Langkah ini memudahkan pengguna membandingkan hasil, membatalkan perubahan yang kurang sesuai, dan mempertahankan dokumentasi visual yang akurat.
HP dengan fitur AI untuk edit foto tanpa aplikasi tambahan memang semakin praktis pada 2026. Namun, hasil terbaik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan AI, melainkan juga oleh kesesuaian fitur dengan kebutuhan pengguna, kondisi foto, dan kemampuan memeriksa hasil penyuntingan secara kritis.
