Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Gagal di AFC Cup dan Piala Presiden 2022, Begini Pelampiasan Bali United

Minggu, 10 Juli 2022 | 07:56 WIB Last Updated 2022-07-10T00:56:59Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Gagal di AFC Cup dan Piala Presiden 2022, Begini Pelampiasan Bali United
Penampilan Bali United di AFC Cup 2022

PEWARTA.CO.ID - Bali United memetik hasil kurang memuaskan selama libur kompetisi liga domestik. Pasalnya, mereka gagal baik di turnamen pra-musim Piala Presiden 2022 maupun di AFC Cup.

Meski begitu, pelatih Bali United Stefano Cugurra tak ingin larut dalam kekecewaan terlalu lama.

Usai dipastikan tersingkir, seluruh pemain sempat menjalani rehat mulai 1-3 Jui 2022. Kini skuad Serdadu Tridatu siap untuk bangkit kembali.

Dikabarkan Bali United telah memulai latihan dalam rangka persiapan mengarungi Liga 1 musim 2022-2023.

Alasan tim memulai rangkaian latihan tim lebih cepat adalah sebagai pelampiasan atas kegagalan tersebut.

“Kami sekarang harus perbaiki tim untuk Liga 1 2022-2023 dan Piala Indonesia,” ungkap Teco.

Pada AFC Cup 2022 lalu, sejatinya Bali United diunggulkan untuk lolos dari babak penyisihan Grup G, mengingat statusnya sebagai juara bertahan Liga 1.

Tak hanya itu, sebenarnya mereka juga diuntungkan karena berlaku sebagai tuan rumah dan mendapatkan dukungan penuh suporter.

Namun ekspektasi itu tidak sesuai realita. Karena faktanya mereka justru gagal total dan gagak lolos dengan cara teramat mengecewakan.

Tampil dengan dukungan penuh Semeton Dewata, Bali United mengawali pertandingan Grup G dengan kemenangan 2-0 dari wakil Malaysia, Kedah Darul Aman FC.

Namun nahas, pada pertandingan kedua mereka dibantai Visakha FC dengan skor telak 2-5. Padahal, sejumlah pihak memperkirakan Bali United akan menang mudah dari wakil Kamboja tersebut.

Namun, Fadil Sausu cs hanya bisa menang 1-0 dari wakil Filipina, Kaya FC, pada saat mereka butuh kemenangan dengan selisih tiga gol.

Akhirnya, Bali United finish di posisi ketiga di bawah Visakha FC sementara posisi pertama diisi oleh Kedah Darul Aman FC.

Meski banyak pihak kecewa terhadap performa Bali United tersebut, namun Teco menegaskan Bali United sudah menampilkan permainan secara maksimal.

“Bali United menang dua kali, bisa menang dari Kedah Darul Aman yang lolos grup,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

“Kami kalah sekali dan menyelesaikan grup dengan poin sama bersama Kedah dan Visakha.”

“Kita terima yang kritik tidak lolos group. kami ikut sedih seperti yang suporter rasakan.” imbuhnya.

Meski begitu, rasa kekecewaan tetap saja terlintas di benak skuad Bali United. Namun, ia meminta skuad asuhannya untuk menjadikan semua hasil yang telah dilalui sebagai pelecut motivasi.

Selanjutnya, fokus Bali United adalah menatap musim kompetisi baru di Liga 1 2022-2023.

“Agenda tim setelah ini adalah kerja keras lagi di latihan untuk persiapan yang bagus di Liga 1,” tegas Teco.

“Kami cuma menunggu jadwal untuk mengetahui kapan dan melawan siapa,” pungkas mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close