Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

UPDATE Korban Meninggal Gempa Cianjur, Data Terkini 268 Meninggal dan 122 Jenazah Teridentifikasi

Selasa, 22 November 2022 | 19:32 WIB Last Updated 2022-11-22T12:32:59Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Advertisement
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


UPDATE Korban Meninggal Gempa Cianjur, Data Terkini 268 Meninggal dan 122 Jenazah Teridentifikasi
Ratusan korban gempa dirawat di RSUD Cianjur, Jawa Barat. Update terkini korban meninggal dunia mencapai 268 orang dengan 122 jenazah di antaranya telah teridentifikasi. (Dok. Detik)

PEWARTA.CO.ID - Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (22/11/2022) sore WIB, jumlah korban meninggal akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat, telah mencapai 268 orang.


Jumlah tersebut bertambah signifikan dari laporan BNPB sebelumnya.


Data tersebut disampaikan Kepada BNPB Suharyanto dalam sesi konferensi pers sore tadi pukul 17.00 WIB.


"Korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268,"


Suharyanto juga menjelaskan, dari jumlah tersebut 122 jenazah di antaranya telah teridentifikasi identitasnya. Sementara 151 orang lainnya yang dilaporkan hilang masih dalam proses pencarian.


"Apakah 151 bagian dari yang belum teridentifkasi, kami dalami lebih lanjut," ujarnya.


Baca juga: Pengakuan Korban Gempa Cianjur, Menuju Puskesmas dengan Kondisi Wajah Berlumur Darah


Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, mencatat ada sebanyak 136 gempa susulan di Cianjur pada Selasa (22/11).


Gempa susulan tersebut memiliki kekuatan magnitudo 4,2 dan terjadi pada pukul 14.00 WIB.


Meski begitu, Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menyebut jika frekuensi gempa telah berkurang kekuatannya.


"Kekuatannya cenderung melemah," terangnya.


Baca juga: Ketum PSSI Sampaikan Dukacita Mendalam Bagi Korban Gempa di Cianjur


Berdasarkan catatan BMKG Bandung, dalam rentang waktu 6,5 jam yakni pada pukul 07.30-14.00 WIB telah terjadi sebanyak 14 kali gempa susulan.


Namun demikian, lanjut Teguh, meski magnitudo gempa terus melemah namun masih berpotensi merusak


BACA INI JUGA:

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close