Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

BNPB Gencarkan Vaksinasi Masyarakat Lombok Demi MotoGP Mandalika

Minggu, 13 Maret 2022 | 23:44 WIB Last Updated 2022-03-13T16:44:55Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Ekspresi lucu saat disuntik vaksin
Ekspresi lucu seorang warga saat disuntik vaksin oleh petugas


Pewarta.co.id, NTB - Ajang MotoGP Mandalika 2022 tinggal hitungan hari lagi dimulai. Persiapan teknis maupun non-teknis telah banyak dilakukan demi menyambut para pebalap dunia beraksi di Sirkuit kebanggaan Indonesia itu.

Harapannya, balapan MotoGP Mandalika 2022 dalam diselenggarakan dengan lancar mulai tanggal 18-20 Maret nanti.

Sadar betul event ini menyita perhatian dunia, dan berpotensi menjadi berkumpulnya lautan manusia yang hendak menonton langsung jalannya balapan, sehingga semua pihak terkait perlu memastikan faktor keamanan penonton. Terlebih MotoGP Mandalika menjadi acara resmi pertama di Indonesia yang dapat dihadiri penonton selama pandemi Covid-19.

Demi kelancaran ajang balapan bergengsi itu, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat Lombok, mulai 12-17 Maret 2022.

Gencarnya program vaksinasi dilakukan dengan cepat dan tuntas oleh petugas dari BNPB, sebagai upaya preventif dari potensi penyebaran virus Corona mengingat GP Mandalika juga pasti akan disaksikan wisatawan yang datang dari berbagai penjuru.

Kepala BNPB, sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan jika program vaksinasi untuk masyarakat Lombok ini bertujuan untuk melindungi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lokasi Sirkuit Mandalika.

"Program ini terdiri dari pos vaksin statis, dan pos vaksin bergerak. Sehingga masyarakat yang jauh dari pos statis tidak perlu mendatangi lokasi vaksinasi, karena tim vaksinator yang akan 'jemput bola' menjangkau masyarakat di beberapa desa yang telah ditentukan," ujarnya melalui siaran pers BNPB, Minggu (13/3/2022).

Program vaksinasi untuk masyarakat Lombok ini melibatkan 50 orang petugas pemberi vaksin, yang terdiri dari 10 kelompok.

Masing-masing tim beranggotakan 5 orang petugas, dengan didampingi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari tiap-tiap desa yang bertugas untuk mengakomodir sekaligus mengkoordinir warga desa.

Petugas mentarget sebanyak minimal 80 orang setiap desanya, dengan pemberian vaksin yang variatif, baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga (booster).

Jenis vaksinnya pun disiapkan lengkap, mulai dari Prizer, Moderna, sampai Astrazeneca.

Usai menjalani vaksinasi, masyarakat akan diberi sertifikat yang juga nantinya terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.

Sementara itu, program vaksinasi yang dilakukan secara mobile atau bergerak aktif mendatangi warga juga mendapat respon yang positif. Kehadiran petugas yang 'jemput bola' itu dianggap memudahkan masyarakat karena tidak harus repot-repot antre seperti pada umumnya.

"Terima kasih, melalui program vaksinasi ini saya jadi tidak perlu khawatir dan bisa berjualan di sini. Semoga dengan vaksin, saya selalu sehat," ucap Nurmiyati, salah seorang warga, melansir lama Tribunnews.

Untuk melengkapi program perlindungan masyarakat dari ancaman penyebaran virus Corona, selain pemberian vaksin, petugas juga membagikan masker gratis kepada masyarakat Lombok.

Totalitas petugas dalam menjalankan amanah dari pemerintah pusat ini diharapkan menjadi salah satu faktor kesuksesan perhelatan MotoGP Mandalika 2022.

(ghy/abm)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close