Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kenali Fitur Baru Aplikasi PeduliLindungi, Sijejak, Beserta Fungsinya!

Minggu, 13 Maret 2022 | 20:21 WIB Last Updated 2022-09-20T12:17:19Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Fitur Sijejak Lacak Kontak Erat di aplikasi PeduliLindungi
Seorang wisatawan asal Singapura menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat tiba di pelabuhan Nongsa Pura, Batam (Tempo)


Pewarta.co.id, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) baru-baru ini menambah fitur baru pada aplikasi PeduliLindungi. Fitur baru tersebut diberi nama Sijejak. Apa fungsinya?

Kemenkes melalui Digital Transformation Office (DTO) secara resmi meluncurkan Sijejak, merupakan bagian dari optimalisasi aplikasi sebagai pendeteksi awal penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Lebih spesifik nantinya fitur Sijejak akan melakukan pelacakan kontak erat Covid-19 jarak dekat.

Melansir dari laman Tribunnews via website Kemenkes, Chief of DTO Kemeskes RI, Setiaji menjelaskan, fitur Sijejak akan membantu pengguna aplikasi PeduliLindungi mendapatkan informasi secara cepat ketika dirinya terdeteksi sebagai salah yang melakukan kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sehingga mereka dapat segera melakukan tes dan karantina mandiri," ujarnya, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Daftar Aplikasi Penghasil Uang di Internet Update 2022


Cara Kerja Sijejak, PeduliLindungi


Setiaji menjelaskan cara kerja dari fitur Sijejak dalam aplikasi PeduliLindungi, yang katanya memanfaatkan pertukaran sinyal Bluetooth dari jarak kurang dari dua meter. Fitur itu akan mengumpulkan data kontak erat di antara para pengguna aplikasi PeduliLindungi lalu menyimpannya ke dalam ponsel maksimal selama 14 hari.

Ketika suatu saat pengguna terdeteksi sebagai orang yang positif Corona, maka sistem akan meminta persetujuan untuk mengunggah data pertukaran Bluetooth yang telah disimpan tadi.

Begitu data terunggah ke server, pengguna lain yang terdata kontak erat dengan orang yang dinyatakan positif akan mendapatkan pemberitahuan sekaligus imbauan untuk segera melakukan tes. Bahkan jika perlu untuk melakukan karantina mandiri. Pesan pemberitahuan nantinya akan dikirim melalui aplikasi chatting WhatsApp.

"Selain pertukaran data terjadi secara anonim, semua data juga terenkripsi dan tidak ada informasi terkait identitas pribadi yang disimpan oleh sistem maupun disebar antar pengguna," ujar Setiaji.

Untuk memastikan fitur Sijejak terdapat pada aplikasi PeduliLindungi yang saat ini ada di ponsel pengguna, DTO meminta masyarakat untuk memperbarui versi terlebih dahulu, ke versi 4.1.16 bagi pengguna Android maupun iOS untuk pengguna produk Apple.

Baca juga: Penyebab HP Xiaomi Lemot, dan Solusi Cara Mengatasinya


Cara mendapatkan fitur Sijejak, PeduliLindungi


- Download atau unduh aplikasi PeduliLindungi versi terbaru melalui PlayStore atau AppStore;

- Buat akun baru, atau dapat login menggunakan akun sebelumnya yang sudah terdaftar bisa menggunakan nomor telepon;

- Buka menu profil di kiri atas layar, lalu pilih fitur "Sijejak - Lacak Kontak Erat";

- Aktifitas Sijejak dengan menekan tombol pada atas layar; lalu

- Nyalakan Bluetooth pada ponsel Anda, dan berikan akses ke perangkat sekitar agar fitur dapat berjalan dengan lancar.

Itulah fitur terbaru dari aplikasi PeduliLindungi, yakni Sijejak. Yang diharapkan dapat menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui potensi tertular dari orang lain berkat adanya pembaruan layanan tersebut. Dengan begitu langkah preventif terhadap penyebaran virus Corona menjadi lebih terkendali.

(ims/bsk)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close