Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Pemkot Batu Beri Penghargaan Kepada Kajati Jatim, Punjul: Kejaksaan Mendukung Seni Budaya Lokal

Kamis, 15 September 2022 | 12:27 WIB Last Updated 2022-09-15T05:27:24Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Pemkot Batu Beri Penghargaan Kepada Kajati Jatim, Punjul: Kejaksaan Mendukung Seni Budaya Lokal
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (barisan depan dua dari kiri) secara simbolis memberikan penghargaan kepada Kajati Jatim Mia Amiati berkat peran serta mendukung pelestarian seni dan budaya di Kota Batu. (Dok. Diskominfo Batu)

PEWARTA.CO.ID - Pagelaran Padhang Mbulan di Kota Batu yang rutin digelar setiap malam bulan purnama, kali ini kedatangan tamu dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), serta disaksikan sebanyak 360 siswa SMK Teknologi Banyumas, Jateng.


Acara yang digelar pada Rabu (14/9/2022), selain menggelar pagelaran seni dan budaya, juga untuk menyerahkan penghargaan kepada Kajati Jatim, Mia Amiati.


Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, bersama dengan Forkopimda Kota Batu, Dewan Kesenian Kota Batu, PHRI dan Industri Pariwisata juga turut hadir dalam acara ini.


Baca juga: Promo Hotel di Kota Batu September 2022, Salah Satunya Dekat Wisata Baloga


Punjul Santoso dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada rombongan Kejati Jatim.


Kata Punjul, Kejati Jatim tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai lembaga penegak hukum, namun juga mendukung perkembangan budaya dan seni di Kota Batu


“Kota Batu memiliki Amphytheater Sendratari Arjuna Wiwaha yang bisa dipergunakan sebagai tempat untuk pagelaran seni, diperuntukkan untuk masyarakat dan tidak jauh dari pusat Kota Batu. Semoga bisa mendukung perkembangan seni dan budaya di Kota Batu,” ucapnya.


Baca juga: Kajati Jatim Apresiasi Upaya Pemkot Batu Lestarikan Seni dan Budaya Lokal


Baca juga: Program Kota Masa Depan, Wujud Dukungan Digitalisasi UMKM di Kota Batu


Sementara itu Kajati Jatim Mia Amiati menjelaskan, Indonesia adalah bangsa yang majemuk dan berbeda-beda, serta memiliki ratusan suku bangsa yang memiliki seni budaya yang berbeda pula. 


“Melestarikan kebudayaan adalah kewajiban kita semua. Salah satu kegiatan pelestarian seni dan budaya dilaksanakan di Sendratari Arjuna Wiwaha ini setiap padhang mbulan. Pertumbuhan seni budaya di Kota Batu sangat luar biasa, didukung sinergitas berbagai kalangan,” kata Mia.


Kajati Jatim sangat mengapresiasi inovasi Pemkot Batu yang menggandeng pelaku seni dan budaya lokal.


“Kejaksaan berkomitmen aktif turut mendorong kebudayaan bangsa khususnya seni tradisi dan mengapresiasi pagelaran seni ini. Semoga seni tradisi budaya di Kota Batu terus berkembang,” harapnya.


Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close