Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Ciri-ciri Karyawan Berkepribadian Ambivert, Pimpinan Wajib Tahu!

Senin, 28 Maret 2022 | 13:03 WIB Last Updated 2022-09-21T19:56:56Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Ciri-ciri Karyawan Berkepribadian Ambivert
Ilustrasi suasana kerja di kantor

PEWARTA.CO.ID - Sudah kewajiban seorang HRD atau pimpinan perusahaan untuk mengenali karakter dan kepribadian karyawannya. Hal ini berguna untuk produktivitas pekerjaan yang ditugaskan kepada mereka.

HRD ditugasi untuk mengelola sumber daya manusia dengan bermacam-macam karakter, termasuk memahami cara memanfaatkan potensi yang dimiliki karyawan agar sesuai minat dan bakat mereka.

Di antara sekian banyak pimpinan mungkin hanya mengenal istilah kepribadian Introvert dan Ekstrovert, yang mana dua kepribadian tersebut sangat kontradiktif dari segi sikap dan sifat, termasuk metode bersosial satu sama lain.

Namun, sebenarnya ada satu kepribadian yang terbentuk dari kombinasi keduanya, yaitu Ambivert.

Seperti dijelaskan pada artikel Pewarta sebelumnya, tentang kepribadian Ambivert, yang merupakan suatu kepribadian dalam diri seseorang yang di dalamnya mengandung setengah karakter Introvert dan setengahnya lagi Ekstrovert.

Baca jugaTentang Kepribadian Ambivert, Perpaduan Antara Introvert dan Ekstrovert


Baca juga: Tips Memilih Desain Interior yang Cocok untuk Jiwa Introvert


Jika HRD dituntut paham cara memperlakukan Introvert dan Ekstrovert yang memiliki karakter yang kontradiktif, beda halnya dengan Ambivert yang justru bisa menyesuaikan apapun yang diminta pimpinan. Artinya, seorang pimpinan wajib bersyukur jika memiliki karyawan berkarakter seperti ini.

Namun alih-alih bisa bekerja sama dengan baik bersama Ambivert, ternyata Anda sendiri sebagai pimpinan belum mengetahui jika ternyata hal itu ada pada diri karyawan Anda selama ini, yang mungkin pengetahuan Anda sebatas antar dua jenis saja, yakni Introvert dan Ekstrovert.

Baiklah, mulai sekarang kenali lebih jauh tentang karakteristik Ambivert ini, agar pekerjaan yang diamanahkan kepada mereka dapat dikerjakan secara tuntas.

Melalui artikel ini, Anda akan mengenali ciri-ciri karyawan berkepribadian Ambivert, yang harapannya, setelah tahu maka bisa Anda maksimalkan potensi yang mereka miliki demi kemajuan bisnis Anda.

Berikut ini 10 ciri-ciri karyawan berkepribadian Ambivert yang wajib pimpinan perusahaan ketahui;

Baca juga: 3 Fakta Kepribadian Introvert yang Selama Ini Keliru Dipahami, Ternyata Cuma Mitos!


1. Bisa Multitasking


Kehebatan Ambivert adalah mampu melakukan dua atau lebih jenis pekerjaan yang berbeda dalam sekali waktu. Hal inilah yang diinginkan setiap perusahaan untuk mencapai hasil maksimal, jika memiliki karyawan yang mampu bekerja secara efektif dan efisien.

Ambivert mampu bekerja secara multitasking. Mereka yang berkepribadian ini juga tak masalah jika harus bekerja sendiri atau berkelompok sekalipun.

2. Lebih Senang Berkelompok


Meski bisa bekerja secara individual maupun berkelompok, namun sejatinya Ambivert lebih nyaman jika dapat melakukan pekerjaan secara beramai-ramai atau sistem kelompok.

Mereka cenderung senang didengarkan ide dan gagasannya oleh anggota kelompok lainnya. Terobosan pola pikirnya memudahkan anggota kelompok untuk menemukan ide-ide brilian.

Baca juga: Hindari Meletakkan 6 Benda ini di Ruang Tamu, Karena Efeknya..


Baca juga: Tips Memilih Desain Interior yang Cocok untuk Jiwa Introvert


3. Menyukai Pembahasan Secara Spesifik


Jika diberikan kesempatan untuk terlibat dalam suatu forum, maka seorang Ambivert akan lebih tertarik untuk membahas secara konkret, spesifik, dan relevan dengan topik.

Ambivert tidak menyukai Pembahasan di luar topik awal, karena menurutnya itu hanya membuang wak dan energinya.

Ciri ini tentu menjadi sinyal positif bagi perusahaan, karena tipikal karyawan seperti ini hanya akan fokus pada pekerjaan, sementara tidak tertarik pada konteks lain di luar itu.

4. Mampu Berkomunikasi dengan Siapapun


Karena kepribadian ini merupakan kombinasi antara Introvert dan Ekstrovert, maka tak heran jika Ambivert dianalogikan layaknya 'bunglon' yang mampu menyesuaikan diri dengan siapapun yang mereka ajak berkomunikasi.

Padahal beberapa orang munkin akan merasa segan, bahkan tidak nyaman berbicara dengan lawan bicara yang tidak satu vibrasi dengan mereka, tapi berbeda dengan Ambivert yang nyaman dan mudah berbaur dengan orang yang baru sekalipun.

5. Mudah Adaptasi dengan Lingkungan Baru


HRD merekrut karyawan baru, dan itu adalah seorang Ambivert? Jelas kabar baik buat si pimpinan. Pasalnya, Ambivert sangat mudah beradaptasi pada lingkungan baru.

Ambivert bisa belajar dengan cepat, terlebih saat motivasi dalam diri mereka sedang tinggi untuk mencapai sesuatu yang ditargetkan kepadanya.

Hal ini juga disebut dengan kepribadian yang easy going, alias fleksibel dan mudah berbaur.

Baca juga: Viral, Pasangan di Yogyakarta ini Menggelar Pernikahan di Metaverse


Baca juga: Tips Memilih Kandang Kelinci yang Baik dan Benar


6. Mudah Bersosialisasi


Hal apa yang membuat Ambivert mudah beradaptasi pada lingkungan baru? Tentu saja jawabannya adalah karena mereka mudah bersosialisasi dengan rekan kerjanya.

Sekalipun teman kerja yang dihadapinya notabene adalah orang baru, tetapi dengan rasa solidaritas tinggi yang mereka miliki, membuat obrolan dengan orang baru terasa layaknya sudah mereka kenal sebelumnya.

7. Tidak Pandai Membuat Perencanaan


Ada kelebihan tentunya ada kekurangan. Bukan berarti sosok Ambivert adalah kepribadian yang sempurna tanpa memiliki celah.

Berdasarkan penjelasan pakar psikologi, ciri-ciri Ambivert biasanya dapat dikenali saat mereka diberi tugas untuk membuat perencanaan kerja. Pasalnya, mereka dikenal tak pandai merancang sebuah rencana kerja. Namun sangat cakap mengerjakan tugas yang sudah disiapkan oleh pimpinan.

Artinya, jika Anda sebagai pimpinan memiliki karyawan berkarakter seperti ini, coba bandingkan kinerjanya saat diminta merencanakan target, dibanding beri tantangan pada mereka untuk mencapai target, coba lihat mana yang lebih cepat dicapai.

8. Mudah Merasa Bosan


Selain itu, Ambivert juga dikenal cepat merasa bosan terhadap situasi yang bersifat rutinitas harian. Mereka tidak menyukai rutinitas. Karena pada dasarnya pola pikirnya ada visioner, menciptakan hal-hal baru, metode yang mereka anggap sebagai cara baru untuk mencapai tujuan yang sama.

Baca juga: Tampilkan 43 Foto Payudara Tanpa Bra, Iklan Adidas Dikecam


Baca juga: Influencer ini Kaya Raya Berkat Jual Kentut dan Keringat Kaki


9. Lama dalam Menentukan Pilihan


Interaksi yang dibuat oleh Ambivert, serta sikap sosialnya terhadap lingkungan, membuat ia kurang bijak menentukan pilihan dari dalam hatinya sendiri. Karena mood dalam dirinya juga bisa berubah-ubah akibat banyaknya inputan yang masuk dari lingkungannya. Hal inilah yang membuat Ambivert lama dalam menentukan pilihan saat diminta saran dalam sebuah forum. Lazimnya kata yang terucap dari bibirnya berupa "semua itu tergantung bla bla bla", dan memang benar-benar menggantung seperti ucapan mereka.

10. Peka Terhadap Perubahan


Tren bisnis terus berubah, hanya perusahaan yang aware dengan situasi dan kondisi yang akan jadi pemenang. Dan itu tergantung pada sumber daya manusia yang perusahaan tersebut miliki, apakah siap dengan perubahan yang terjadi.

Tetapi pertanyaan itu mungkin tidak berlaku bagi Ambivert, yang siap dengan perubahan macam apapun sebagai metode kerja. Apa lagi jika mereka diminta untuk berubah dengan dikuatkan melalui alasan yang kuat, bahkan Ambivert tak segan untuk melakukan pekerjaan yang hasilnya malah akan melebihi ekspektasi.

Bahkan, tanpa diminta pun, jika dirasa tren bisnis mengalami perubahan, Ambivert juga tak akan tinggal diam untuk memberikan saran kepada kelompoknya untuk segera melakukan perubahan seperti yang ada dalam pemikirannya.

Itu dia tadi ciri-ciri karyawan berkepribadian Ambivert yang wajib diketahui oleh HRD atau seorang leader dalam perusahaan.

Dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki seorang Ambivert, tentunya pemimpin dengan pemikirannya yang bijak bisa memposisikan diri seperti apa cara memanfaatkan potensi yang mereka miliki.

(zen/kwo)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close