Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mulai Disiapkan: Fokus pada Gizi dan Pemberdayaan UMKM Lokal
![]() |
| Program Makan Siang Gratis (Dok. Ist) |
Pewarta.co.id - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa saat ini program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diluncurkan oleh presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo-Gibran, sedang dalam tahap persiapan.
Program ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendukung UMKM lokal.
Dadan menjelaskan bahwa program MBG akan melibatkan UMKM lokal dan pihak swasta.
"Kita sebetulnya punya tujuan selain memberikan makan bergizi kepada anak-anak, kepada ibu hamil, ibu menyusui, kita juga ingin menumbuhkan UMKM lokal. Jadi kita akan bekerja sama secara intens dengan kooperasi, dengan BUMDes dan lain-lain," ucap Dadan dalam keterangan tertulis, Selasa (20/8)
Program ini, yang berencana dilaksanakan setiap hari dan memiliki target yang besar, memang memerlukan keterlibatan pihak swasta.
"Ya pasti (swasta terlibat), ini kan program yang sangat besar ya, dan dilaksanakan setiap hari, juga menyangkut target yang besar juga. Jadi semua pihak pasti welcome untuk terlibat," tambah Dadan.Badan Gizi Nasional sedang memastikan semua persiapan untuk program ini, termasuk prosedur dan kebutuhan yang diperlukan.
Presiden Jokowi telah menandatangani peraturan presiden terkait program ini, dan Dadan ditunjuk untuk menyiapkan segala sesuatunya.
Dalam pidato pengantar RAPBN 2025, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga memberdayakan UMKM dan meningkatkan ekonomi masyarakat kecil di daerah.
"Jadi Pak Presiden Jokowi telah meneken perpresnya, kemudian saya ditunjuk sebagai kepalanya, dan saya bertugas menyiapkan segala sesuatunya," tuturnya.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap, sesuai dengan kesiapan teknis dan tata kelola yang akuntabel.
"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diarahkan untuk meningkatkan gizi anak sekaligus memberdayakan UMKM, dan meningkatkan ekonomi masyarakat kecil di daerah," ucap Jokowi

