Pikap Bermuatan Sangkar Burung Terbakar di Mojokrapak Jombang, Sopir dan Penumpang Selamat
![]() |
| Momen saat kobaran api besar melalap habis mobil pikap bermuatan sangkar burung di Mojokaprak, Jombang. |
JOMBANG, PEWARTA - Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max terbakar hebat di Jalan Raya Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu dini hari (18/5/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.
Api melahap habis kendaraan tersebut, dan hanya menyisakan kerangka saja.
Beruntung, sopir pikap, Mochammad Apri (22), warga Dusun Balongbiru Desa Sadang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan penumpangnya, Sindu Linggar Lana (37), asal Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, berhasil menyelamatkan diri saat percikan api pertama kali muncul dari bak belakang pikap.
"Saya melintas dari arah utara ke selatan (dari Ploso menuju Jombang). Awalnya tidak ada masalah," jelas Apri saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun, sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul percikan api dari bak belakang pikap.
"Kami langsung turun dan dengan dibantu warga berusaha memadamkan api," tambahnya.
Upaya pemadaman api yang dilakukan Apri dan warga sekitar tidak membuahkan hasil. Kuatnya embusan angin dan muatan yang mudah terbakar membuat api semakin membesar dan melahap seluruh bagian pikap.
Warga yang panik kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (PMK) untuk meminta bantuan.
Tak lama kemudian, mobil PMK beserta petugasnya tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
"Sekitar 30 menit api baru berhasil dipadamkan," kata Apri.
Meskipun api berhasil dipadamkan, pikap tersebut sudah hangus terbakar dan hanya menyisakan kerangka. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp70 juta.
Kasus kebakaran mobil pikap ini kini ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jombang.
"Penyebab kebakaran masih kita selidiki. Sopir dan penumpangnya selamat dalam kejadian ini," ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Jombang, Iptu Anang Setyanto.
Iptu Anang menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
