Pameran Iwapi 2024 Sukses Hubungkan Pengusaha Wanita Indonesia dan Malaysia
PEWARTA.CO.ID - Sebanyak 100 stan yang menampilkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kreatif pada Pameran Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) di Kuala Lumpur telah menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pengusaha wanita Indonesia dan Malaysia.
Melalui acara ini, pelaku usaha dari kedua negara berkesempatan memperluas pasar dan menjalin kerja sama strategis.
Hendra Purnama Iskandar, Koordinator Fungsi Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, dalam wawancara setelah pembukaan pameran, menjelaskan bahwa sekitar 100 stan diisi oleh anggota Iwapi dan mitra-mitra mereka dari Malaysia.
Kegiatan ini didukung penuh oleh KBRI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kerja sama ekonomi antarnegara sebelum dilaksanakannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi tersebut.
“KBRI memberikan masukan agar pameran ini bisa terlaksana sebelum Rakernas Iwapi diadakan, sehingga usaha para pengusaha dari kedua negara dapat terjembatani dengan baik,” kata Hendra, dikutip dari ANTARA, Senin (23/9/2024).
Peluang bisnis dan produk unggulan
Hendra menambahkan, dalam pameran ini, pengusaha wanita Indonesia berkesempatan menampilkan produk dan jasa mereka. Diharapkan, produk-produk tersebut dapat masuk ke pasar Malaysia melalui sesi pencocokan bisnis. Beberapa produk unggulan yang dipamerkan meliputi modest fashion, aksesori, dan kain tradisional atau wastra.
“Di sini bisa dilihat, Malaysia punya kain tradisional, Indonesia juga punya. Kita tidak saling melakukan klaim, tapi kita bisa saling memperlihatkan kekhususan dari masing-masing negara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan bahwa potensi untuk memperluas pasar di Malaysia sangat besar. Ia percaya, pengusaha dari kedua negara yang memiliki banyak kesamaan budaya dapat dengan mudah menjalin kerja sama. Sebagai negara serumpun, berbagai aspek seperti budaya dan tradisi menjadi faktor pendukung dalam kemitraan tersebut.
“Kalau kita gerakkan, kita yakinkan, kita dorong, bisa. Ini hasilnya. Enggak mudah mendatangkan 1.500 orang pengusaha dan mau menunjukkan potensinya. Dan kebetulan dari Malaysia juga mau bermitra, maka semua ada jalannya,” lanjut Hendra.
Kegiatan pameran dan sesi pencocokan bisnis ini resmi dibuka oleh Kiki Hermono, istri Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia. Dalam sambutannya, Kiki menyampaikan bahwa Iwapi sebagai organisasi wanita pengusaha terbesar telah banyak berkontribusi dalam mengembangkan semangat juang dan kesejahteraan perempuan, khususnya di sektor ekonomi.
Kiki menjelaskan bahwa berbagai program yang dijalankan oleh Iwapi telah berhasil menginspirasi banyak perempuan untuk mengembangkan usaha mereka. Hal ini berkontribusi pada pertumbuhan UMKM yang dikelola oleh perempuan, yang secara tidak langsung juga mendukung perekonomian bangsa.
“Saya berharap pameran yang berlangsung hari ini bisa membuka peluang pasar yang lebih besar lagi, termasuk juga membuka peluang jaringan kerja sama dengan para pelaku usaha di Malaysia, agar para perempuan pengusaha Indonesia semakin berdaya dan berjaya,” ungkap Kiki.
Partisipasi dan dukungan tokoh pengusaha
Selain dihadiri oleh 1.200 anggota organisasi, acara ini juga turut dihadiri oleh Dewi Motik Pramono, pendiri Iwapi, dan Nita Yudi, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Iwapi. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh terhadap para pengusaha wanita yang berpartisipasi dalam pameran ini.
Selain itu, pameran Iwapi ini juga mendapatkan perhatian khusus dari sejumlah perwakilan pengusaha wanita Malaysia, yang turut hadir untuk melihat produk-produk kreatif dari Indonesia.
Dengan adanya kolaborasi antara pengusaha Indonesia dan Malaysia, diharapkan pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, terutama di sektor UMKM dan industri kreatif.
Sumber: ANTARA
