Ini Sebabnya, Dukcapil Bone Hentikan Cetak e-KTP
![]() |
| Dukcapil Bone Hentikan Cetak e-KTP (Foto : Istimewa) |
PEWARTA.CO.ID - Server Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone jebol atau mengalami kerusakan. Akibatnya Dinas Dukcapil Bone untuk sementara tidak melayani pencetakan e-KTP.
Salah satu petugas Dinas Dukcapil Bone mengatakan, untuk sementara pelayanan cetak e-KTP tidak dapat dilayani lantaran ada kerusakan server. Masyarakat diberi pilihan agar mengaktifkan KTP digital.
"Tidak bisa cetak eKTP, ada kerusakan (server). Berdasarkan instruksi pimpinan, bisa mengaktifkan KTP digital,"ungkapnya, Selasa (11/4/2023).
Kepala Dinas Dukcapil Bone Andi Saharuddin yang dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan server di Dukcapil Bone. Ia menyebut, server perekaman dan pencetakan eKTP yang mengalami kerusakan.
"Iya, jebol server perekaman dan pencetakan KTP, layanan yang lain diluar KTP masih berjalan normal,"ungkap mantan Camat Tante Riattang Timur itu
Kadis belum bisa memastikan kapan pelayanan normal kembali. Pihaknya sementara penggantian server dan sementara pembenahan untuk connect ke sistem SIAK.
"Sementara kami konsultasikan dengan tim tekhnis Kemendagri,"lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Dukcapil Bone menggenjot aktivasi identitas kependudukan digital (IKD). Tim Dukcapil Bone menyasar kampus dan organisasi perangkat daerah (OPD).
Andi Saharuddin mengatakan, Tim Dukcapil Bone menyasar ASN, Non ASN, PPPK di OPD untuk aktivasi IKD. Kata dia, pelayanan aktivasi IKD dengan jemput bola ini sudah berjalan beberapa pekan lalu.
"Tim kami sudah keliling 2 minggu ini ke Dinas-dinas (untuk aktivasi IKD), hari ini di Ketahanan Pangan,"ungkap Andi Saharuddin, Rabu sore (15/2/2023).
Lebih lanjut, ia menyebutkan, pelayanan aktivasi IKD juga akan menyasar kampus-kampus di Kabupaten Bone. Hal itu direncanakan akan dilaksankan usai menyasar sejumlah OPD.
Aktivasi IKD disebutnya tidak memakan waktu lama. Selama jaringan mendukung, tahapan autentikasi di sistem dan scan barcode hanya butuh waktu sekitar 5 menit.
Menyukseskan aktivasi IKD, pihaknya menerjunkan 7 operator dari Dukcapil dan 4 orang dari Pajak sebagai persiapan migrasi nomor NIK menjadi NPWP.
Sebelumnya, Dinas Dukcapil Bone menyiapkan loket kuhsus aktivasi IKD. Penggunaan KTP Digital dengan IKD mempermudah pelayanan masyarakat. Seperti saat KTP fisik rusak atau tercecer, salah satu solusinya adalah dapat memperlihatkan IKD tersebut.
"IKD ini adalah informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai/hp yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan,"jelasnya, Rabu (11/1).
"Sudah banyak yang melakukan aktivasi. Datang maki ke kantor Capil, karena loket khusus yang kami siapkan untuk aktivasi IKD nya,"ungkapnya.
Hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya terus melaksanakan sosialisasi maupun aktivasi IKD secara bertahap. Untuk tahap 1 yang menjadi prioritas adalah jajaran Dukcapil dari pusat hingga daerah.
"Tahap 2 adalah seluruh ASN kab/kota, 3 mahasiswa dan 4 baru masyarakat umum. Dan identitas kependudukan digital ini disosialisasikan secara nasional,"lanjutnya.
Ia juga menyebutkan dengan KTP digital atau IKD ini, bukan berarti fisik KTP el yang dimiliki masyarakat tidak berlaku. KTP el masih tetap digunakan untuk mengakses berbagai kebutuhan layanan.
Terkait perubahan data, tetap dilakukan di Dinas Dukcapil. Namun perubahan data tersebut akan otomatis terupdate pada data kependudukan digital dalam gawai masing-masing.(***)
