Benarkah ChatGPT Produk Gagal? Ini Kata Pembuatnya
![]() |
| Ilustrasi ChatGPT |
PEWARTA.CO.ID - ChatGPT yang sedang viral hingga saat ini, ternyata adalah produk gagal. Lah, kok bisa? Sam Altman, sebagai pendiri serta CEO OpenAI mengatakan bahwa situs ChatGPT itu kadang berfungsi dengan baik, namun kadang juga tidak aktif.
Padahal, semua orang tahu bahwa ChatGPT ini adalah sebuah platform yang bisa dikatakan sangat sukses serta diminati oleh banyak orang. Ternyata dalam aplikasinya, masih terdapat banyak masalah.
Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah, tidak merespon perintah dari user, atau seringkali over kapasitas, sehingga menolak perintah yang dituliskan oleh penggunanya.
Greg Brockman yang merupakan salah satu pendiri OpenAi juga menambahkan bahwa peluncuran produk ChatGPT ini adalah upaya terakhir yang dilakukan oleh perusahaan, setelah adanya masalah yang terjadi pada pengujian versi beta.
Walaupun faktanya banyak sekali masalah, Sam Altman tetap saja memuji produk ChatGPT sebagai produk yang ‘sangat keren’.
Baca juga: Mengenal ChatGPT yang Belakangan Viral, Apa Kelebihan dan Kekurangannya
Pernyataan Altman ini tentu bukan isapan jempol belaka, karena memang warganet yang menyukai aplikasi ChatGPT ini dengan segala kekurangan yang ada.
"Orang-orang sangat menyukainya, yang membuat kami sangat bahagia. Namun belum ada yang mengatakan ini seperti produk yang hebat dan terintegrasi dengan baik...namun ada begitu banyak nilai di sini jadi orang bersedia menerimanya," kata Altman.
Fakta dilapangan memang berkata demikian. Ketika awal mula produk chatbot ini diluncurkan, banyak sekali warganet yang langsung tertarik untuk menggunakannya. Banyak yang jatuh hati pada pandangan pertama.
Terbukti, hanya dalam waktu sepekan, sudah ada lebih dari satu juta pengguna. Ini menunjukkan antusiasme warganet yang sangat tinggi. Bahkan capaian ini mengalahkan capaian TikTok dan Instagram.
Baca juga: Meresahkan Para Dosen, AI ChatGPT Lulus Ujian dengan Nilai Tinggi di Universitas AS
Bahkan Bill Gates pun, sebagai pendiri dari Microsoft juga mengakui kehebatan platform ChatGPT ini. Dia mengatakan bahwa teknologi AI akan berperan penting dalam mengubah tatanan dunia kita saat ini.
Tak hanya itu saja. Kehadiran ChatGPT ternyata juga membuat arena pertarungan baru untuk perusahaan-perusahaan besar yang sedang mengembangkan teknologi AI. Salah satunya adalah Google yang dengan cepat merespon kehadiran ChatGPT dengan cara membuat chatbot saingan yang diberi nama Bard.

